Bupati Sikka Terima Tur Wisata Literasi Siswa SD

redaksi - Senin, 09 Februari 2026 09:41
Bupati Sikka Terima Tur Wisata Literasi Siswa SDBupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, SH, menerima peserta Tur Wisata Literasi dan Sains dari Dari Mi Al Muhajirin Perumnas Maumere, bertempat di Ruang Lobi Kantor Bupati Sikka, Jalan El Tari Nomor 2 Maumere, Senin (09/02). (sumber: Humas Pemkab Sikka)

MAUMERE (Floresku.com) – Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, SH, menerima secara langsung peserta Tur Wisata Literasi dan Sains dari Dari Mi Al Muhajirin Perumnas Maumere, bertempat di Ruang Lobi Kantor Bupati Sikka, Jalan El Tari Nomor 2 Maumere, Senin (09/02).

Peserta kegiatan ini berjumlah 56 siswa-siswi kelas VI yang didampingi oleh tujuh orang guru, serta tim pendamping dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka (DISARPUS). 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas DISARPUS Kabupaten Sikka, Very Awales, Sekretaris Dinas Yuvensius Rafael, para kepala bidang, serta jajaran pegawai DISARPUS.

Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, SH, menerima peserta Tur Wisata Literasi dan Sains dari Dari Mi Al Muhajirin Perumnas Maumere, Senin (09/02).

Dalam arahannya, Bupati Sikka menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya program Wisata Literasi dan Sains yang dinilai sangat strategis dalam membentuk karakter, memperluas wawasan, serta meningkatkan kemampuan literasi generasi muda sejak dini.

Baca juga:

“Program wisata literasi dan sains ini sangat baik dan perlu terus dikembangkan, karena mampu meningkatkan literasi, wawasan pemerintahan, serta menumbuhkan rasa ingin tahu dan kemampuan berpikir kritis bagi para pelajar,” ujar Bupati.

Ia juga mendorong agar kegiatan serupa terus disempurnakan dan diperluas cakupannya, sehingga semakin banyak pelajar di Kabupaten Sikka yang memperoleh manfaat dari pembelajaran kontekstual di luar ruang kelas.

Sementara itu, Kepala Dinas DISARPUS Kabupaten Sikka, Very Awales, dalam laporannya menjelaskan bahwa Wisata Literasi dan Sains merupakan program edukatif berbasis kunjungan belajar yang bertujuan meningkatkan literasi pemerintahan, demokrasi, serta pemahaman sains sosial bagi pelajar tingkat SD dan SMP.

Menurutnya, konsep wisata literasi dirancang sebagai pembelajaran luar kelas yang menggabungkan unsur rekreasi edukatif dengan penguatan minat baca, kemampuan berpikir kritis, serta pemahaman sains melalui pendekatan yang menyenangkan, kontekstual, dan berbasis kearifan lokal.

“Program ini juga mendukung implementasi Kurikulum Merdeka dan menjadi sarana kolaborasi antara sekolah, komunitas literasi, pemerintah daerah, dan masyarakat,” ungkap Very.

Melalui kegiatan ini, para siswa diharapkan tidak hanya memperoleh pengalaman belajar yang berkesan, tetapi juga semakin termotivasi untuk menumbuhkan budaya literasi dan kecintaan terhadap ilmu pengetahuan sejak usia dini. (Silvia). ***

RELATED NEWS