Sikka, Floresku.com – Tenun ikat tetap menjadi salah satu komoditas budaya yang hidup di pasar-pasar tradisional Kabupaten Sikka. Di tengah hiruk-pikuk aktivit
Kondisi jalan yang rusak memaksa warga Kekadeki memikul barang dagangan sejauh kurang lebih tiga kilometer sebelum bisa mendapatkan kendaraan menuju pasar Nangaroro.