Cuaca Buruk, KSOP Tutup Wisata Komodo Hingga 1 Februari

redaksi - Jumat, 30 Januari 2026 11:18
Cuaca Buruk, KSOP Tutup Wisata Komodo Hingga 1 FebruariPerairan Labuan Bajo (sumber: Istimewa)

LABUAN BAJO (Floresku.com) – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo kembali memperpanjang penutupan sementara pelayaran kapal wisata menuju Taman Nasional (TN) Komodo dan perairan sekitarnya hingga 1 Februari 2026. 

Kebijakan ini diambil menyusul potensi cuaca buruk berupa angin kencang dan gelombang tinggi di wilayah perairan Labuan Bajo.

Kepala KSOP Kelas III Labuan Bajo, Stephanus Risdiyanto, mengatakan pihaknya telah mengeluarkan maklumat pelayaran sebagai peringatan dini terhadap potensi cuaca ekstrem tersebut.

“Maklumat itu dikeluarkan untuk menindaklanjuti informasi kecepatan angin dan tinggi gelombang dari prakiraan cuaca maritim BMKG tanggal 26 Januari 2026 serta sesuai hasil pengamatan laut dari pos darat dan laporan kapal-kapal lainnya,” kata Stephanus dalam keterangan tertulis yang diterima Floresku.com, Jumat (30/1).

Baca juga:

Berdasarkan maklumat tersebut, pelayanan Surat Persetujuan Berlayar (SPB) untuk seluruh kapal wisata, termasuk speedboat, ditutup sementara sejak 29 Januari hingga 1 Februari 2026.

“SPB akan dibuka kembali setelah kondisi cuaca dinyatakan membaik berdasarkan informasi resmi dari BMKG,” ujarnya.

KSOP juga mengimbau para nakhoda untuk memastikan kelaiklautan kapal masing-masing serta segera berlindung apabila cuaca memburuk. Para nakhoda diminta saling memberikan informasi jika mengetahui adanya potensi bahaya di laut.

“Kapal-kapal yang sedang berada di perairan agar menyesuaikan pelayarannya, berlabuh atau mooring di area yang terlindung dari gelombang tinggi dan arus kuat. Mesin kapal juga harus dalam kondisi standby,” tegas Stephanus.

Selain itu, KSOP meminta agar para nakhoda selalu berkoordinasi dengan pihak Syahbandar dan Basarnas apabila terjadi kondisi darurat atau cuaca ekstrem semakin memburuk.

Untuk diketahui, penutupan pelayaran wisata ke TN Komodo ini merupakan yang kedelapan kalinya sejak insiden tenggelamnya KM Putri Sakinah di perairan Taman Nasional Komodo pada 26 Desember 2025.

KSOP Labuan Bajo sebelumnya telah memberlakukan penutupan pelayaran wisata pada 29 Desember 2025, kemudian dilanjutkan pada 2–6 Januari 2026, 5–8 Januari 2026, 12–15 Januari 2026, 14–20 Januari 2026, 20–27 Januari 2026, serta 27–29 Januari 2026.

Penutupan terbaru ini kembali berdampak pada aktivitas pariwisata di Labuan Bajo, termasuk pelaku usaha kapal wisata, pemandu wisata, hingga masyarakat lokal yang menggantungkan penghasilan dari sektor pariwisata bahari. Namun, KSOP menegaskan keselamatan pelayaran tetap menjadi prioritas utama. (Tari). ***

RELATED NEWS