DISARPUS Sikka Luncurkan Program GRAB, Buku Diantar ke Rumah Pembaca
redaksi - Senin, 09 Maret 2026 13:21
Disarpus Sikka lluncurkan GRAB dengan mengoperasikan Gelar Literasi Trauma Healing Siswa (sumber: Humas Disarpus)MAUMMERE (Floresku.com) - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DISARPUS) Kabupaten Sikka segera meluncurkan sebuah inovasi layanan literasi bertajuk GRAB (Gerakan Antar Buku).
Program ini dirancang untuk mendekatkan layanan perpustakaan kepada masyarakat yang memiliki keterbatasan untuk datang langsung ke perpustakaan.
Melalui program GRAB, DISARPUS Kabupaten Sikka menghadirkan layanan pengantaran buku langsung ke rumah pembaca atau peminjam. Selain mengantar buku, tim layanan juga akan menjemput kembali buku yang telah selesai dibaca oleh masyarakat.
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka, Very Awales, mengatakan bahwa program ini merupakan bentuk inovasi pelayanan publik yang bertujuan memperluas akses literasi bagi masyarakat.
“Melalui Program GRAB, kami ingin memastikan bahwa layanan perpustakaan dapat dirasakan oleh semua kalangan, terutama mereka yang memiliki keterbatasan untuk datang langsung ke perpustakaan,” ujar Very Awales kepada media di Maumere, Senin (9/3).
Ia menjelaskan, layanan GRAB secara khusus diperuntukkan bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus, seperti lanjut usia (lansia), penyandang disabilitas, pasien yang sedang dirawat di rumah maupun di rumah sakit, serta keluarga yang sedang menjaga pasien di rumah sakit.
Baca juga:
- Semua PPPK Kota Kupang Dirumahkan, Pemkot Soroti Batas Belanja Pegawai
- Bacaan Liturgis, Senin, 9 Maret 2026: Yesus Ditolak Orang Nazaret
- Orang Nazareth di Rumah Ibadat Marah Kepada Yesus
Selain itu, layanan ini juga akan menjangkau pembaca di Rumah Tahanan Maumere sebagai bagian dari upaya memperluas akses literasi bagi semua lapisan masyarakat.
Menurut Very Awales, program tersebut merupakan wujud komitmen DISARPUS Kabupaten Sikka dalam memperkuat gerakan literasi daerah serta memastikan buku dapat hadir lebih dekat dengan masyarakat.
“Perpustakaan tidak boleh hanya menunggu pembaca datang. Melalui program GRAB, justru buku yang akan mendatangi pembaca,” katanya.
Program ini mengusung slogan “GRAB: Buku Dijemput, Ilmu Diantar ke Rumah”, yang mencerminkan semangat pelayanan literasi yang proaktif dan inklusif.
Dengan hadirnya inovasi layanan ini, DISARPUS Kabupaten Sikka berharap semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat membaca, sekalipun dalam kondisi terbatas, serta mendorong tumbuhnya budaya literasi di tengah masyarakat. (SP/Silvia). ***

