Guru SMAN 1 Aesesa Ikuti Workshop Peningkatan Kompetensi dalam Melaksanakan Asesmen Kurikulum Merdeka

redaksi - Kamis, 13 Oktober 2022 11:00
Guru SMAN 1 Aesesa Ikuti Workshop Peningkatan Kompetensi dalam Melaksanakan Asesmen Kurikulum MerdekaWorkshop terkait Kurikulum Merdeka di SMAN 1 Mbay (sumber: San M)

MBAY (Floresku.com) – Para guru SMA Negeri 1 Aesesa, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo-NTT mengikuti Workshop bersama tentang “Peningkatan Kompetensi Guru dalam Melaksanakan Asesmen Kurikulum Merdeka”.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Senin (10/10) dan Selasa (11/10) tersebut diselenggarakan oleh SMA Negeri 1 Aesesa, dengan TIM Kurikulum sebagai Panitia, Kepala Sekolah sebagai pimpinan dan kerjasama semua guru SMA Negeri 1, SMA Negeri 2 dan SMA Negeri 3 yang turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan bermakna ini.

Ambrosius Biku selaku Kepala Sekolah SMA Negeri 1 mengubgkapkan bahwa kegiatan ini berlangsung cukup efektif dan efisien dengan mengundang salah satu narasumber terbaik, yaitu Nanang Nasrudin, M. Pd - widyaiswara BGP Banten, yang berkompeten dan berpengelaman dalam bidangnya.

Selain itu, lanjutnya, penyelenggaraan kegiatan ini juga merupakan salah satu usaha yang dilakukan sekolah untuk mendorong spirit para guru dalam memahami dan menerapkan asesmen Kurikulum Merdeka sebagai bagian integral dalam proses pengajaran yang bersifat intrakurikuler dan kokurikuler.

"Workshop ini tidak hanya sekedar untuk memberi pengetahuan kepada para guru tentang pemahaman teori maupun teknis soal Kurikulum Merdeka menyangkut asesmen sumatif dan asesmen formatif, tetapi juga momen refleksi, evaluasi dan proses pembentukan karakter para guru untuk menjadi guru-guru penggerak berakhlak mulia, mandiri, kolaboratif, kreatif, inovatif, loyal, kompeten dan update terhadap informasi menyangkut pendidikan," cetusnya.

Lebih lanjut Kepsek Ambrosius menjelaskan, kegiatan selama dua hari tersebut menyajikan materi yang sangat berguna bagi para guru, dimana pada hari pertama membahas tentang “Pelaksanaan Asesmen Kurikulum Merdeka”, dan pada hari kedua tentang “Literasi dan Numerasi”

"Kurikulum Merdeka mensupport para guru untuk merdeka dalam mengajar dan membantu siswa untuk merdeka dalam belajar," pungkasnya. (Jivansi/San M). ***

Editor: redaksi

RELATED NEWS