Kemenag TTU Kukuhkan 53 Guru PAK, Perkuat Profesionalitas
Redaksi - Minggu, 19 April 2026 20:39
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) mengukuhkan sebanyak 53 Guru Pendidikan Agama Katolik (PAK) sebagai tenaga pendidik profesional, Sabtu (18/4). (sumber: Kemenag TTU)KEFAMENANU (Floresku.com) – Semangat profesionalitas kembali ditegaskan dari wilayah tapal batas.
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) mengukuhkan sebanyak 53 Guru Pendidikan Agama Katolik (PAK) sebagai tenaga pendidik profesional dalam kegiatan yudisium dan pengukuhan yang digelar secara daring, Sabtu (18/4).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kemenag TTU ini merupakan hasil kerja sama dengan Sekolah Tinggi Katolik St. Yakobus Merauke.
Para guru yang mengikuti proses ini berasal dari berbagai sekolah di wilayah TTU, baik negeri maupun swasta, dan telah melewati tahapan panjang yang penuh dedikasi.
Kepala Kantor Kemenag TTU, Marianus Keo, S.Fil., M.Ed, didampingi Kepala Seksi Pendidikan Katolik, Maximus Fanu, S.Ag, menyampaikan apresiasi atas perjuangan para guru. Ia menekankan bahwa capaian ini bukan sesuatu yang instan, melainkan hasil dari komitmen, ketekunan, dan pengorbanan.
Baca juga:
- Survei Ungkap Paradoks Kebebasan, Publik Cemas Bicara Politik
- Kacang Panjang Merah: Cantik, Sehat, Kaya Manfaat
- Jagung Titi: Renyah, Garing dan Bikin Ketagihan
Mengutip pemikiran John Henry Newman, Marianus menyebut bahwa tidak ada anugerah besar yang diraih tanpa melalui proses penderitaan. Ia menilai para guru telah melewati berbagai tantangan dalam perjalanan mereka sebagai pendidik, namun tetap mampu mencapai hasil yang membanggakan.
“Ini bukan sekadar seremoni, tetapi sebuah tonggak penting dalam perjalanan profesionalitas bapak dan ibu sebagai guru agama,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa para guru PAK, meskipun berasal dari latar belakang lembaga pendidikan yang berbeda, tetap berada dalam pembinaan Kementerian Agama sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2007 tentang Pendidikan Agama dan Keagamaan. Oleh karena itu, kemitraan antara guru dan Kemenag perlu terus diperkuat.
Menurut Marianus, bertambahnya jumlah guru PAK profesional akan memberikan energi baru bagi peningkatan mutu pendidikan agama di wilayah TTU. Ia berharap para guru tidak berhenti pada status profesional semata, tetapi terus meningkatkan kinerja, berinovasi, dan memberikan dampak nyata bagi peserta didik.
Perwakilan peserta, Neverius Y. Bone, S.Fil, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada Kemenag TTU atas dukungan dan pendampingan selama proses berlangsung. Ia mengajak rekan-rekannya untuk terus bertumbuh dan menjawab tantangan zaman, terutama di era digital yang menuntut kreativitas dalam pembelajaran.
“Momentum ini adalah awal untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” katanya.
Di tengah keterbatasan wilayah perbatasan, para guru tetap menunjukkan dedikasi yang tinggi.
Bersama Kemenag TTU, mereka terus melangkah menabur nilai, memperkuat iman, dan membangun masa depan pendidikan yang lebih berkualitas. (Yos N). ***

