Lapopu: Tirai Air Raksasa di Jantung Pulau Sumba

redaksi - Rabu, 11 Maret 2026 22:03
Lapopu: Tirai Air Raksasa di Jantung Pulau SumbaAir Terjun Lapopu, Sumba Barat. (sumber: Istimewa)

WAIKABUBAK (Floresku.com) -  Di tengah Pulau Sumba, tersembunyi sebuah keajaiban alam yang seolah jatuh langsung dari langit. Namanya Air Terjun Lapopu—salah satu air terjun paling indah di Nusa Tenggara Timur yang berada di kawasan Taman Nasional Manupeu Tanah Daru.

Dari kejauhan, suara gemuruh airnya sudah terdengar seperti irama alam yang memanggil para petualang. Air terjun ini menjulang sekitar 90 meter, jatuh berlapis-lapis dalam bentuk undakan alami yang memanjang seperti tirai raksasa di tengah hutan tropis.

Airnya mengalir deras dari pecahan Sungai Labariri yang keluar dari sebuah gua, lalu mengalir menuju Sungai Wanokaka. Warna airnya yang jernih kehijauan—kadang tampak seperti hijau toska—menciptakan pemandangan yang menenangkan sekaligus memikat.

Kolam di dasar Air Terjun Lapopu, Sumba Barat

 Ketika sinar matahari menembus celah pepohonan, percikan airnya berubah menjadi butiran cahaya yang menari di udara.

Secara administratif, air terjun ini berada di Dusun Malodong, Desa Rewarara, Kecamatan Wanokaka, Kabupaten Sumba Barat.

Baca juga:

 Dari kota Waikabubak, ibu kota kabupaten, perjalanan menuju Lapopu menempuh jarak sekitar 30 kilometer. Wisatawan biasanya menggunakan kendaraan sewa hingga kawasan Wanokaka sebelum melanjutkan perjalanan menuju pintu masuk kawasan wisata.

Petualangan sebenarnya dimulai dari sana. Setelah melewati pos masuk, pengunjung harus menyeberangi sebuah jembatan bambu sederhana yang membentang di atas aliran sungai. 

Dari titik itu, perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki beberapa menit menyusuri jalur hutan yang teduh.

Bagi wisatawan yang ingin merasakan sensasi berada tepat di bawah guyuran air terjun, tantangan berikutnya menanti. Mereka harus berenang menyeberangi sungai yang cukup dalam dan berarus untuk mencapai sisi air terjun.

Namun semua usaha itu terbayar lunas ketika berdiri di hadapan Lapopu. Di sana, suara alam terasa lebih hidup, udara terasa lebih segar, dan waktu seolah berjalan lebih lambat.

Tak heran jika Air Terjun Lapopu menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan lokal maupun mancanegara yang datang ke Pulau Sumba—sebuah tempat di mana alam masih berbicara dengan cara yang paling jujur. (Emil). ***

RELATED NEWS