Pesan Inspiratif: Makna Mendengarkan Suara Tuhan

Redaksi - Selasa, 28 April 2026 07:23
Pesan Inspiratif: Makna Mendengarkan Suara TuhanPater Gregor Nule SVD (sumber: Dokpri)

Oleh: Pater Gregor Nule, SVD

Orang tuli tidak pernah akan tahu apa yang disampaikan atau dibicarakan orang-orang di sekitarnya. 

Orang tuli mungkin akan sedikit menangkap maksud pembicaraan seseorang apabila melihat gerak bibir orang yang berbicara.

Ketika ia tidak mendengar maka ia sulit memahami apa yang akan, sedang dan telah terjadi. Dengan demikian, ia sulit terlibat secara aktif. Ia  bisa saja menjadi seorang pendiam dan selalu menjauhkan diri kehidupan bersama.

Perikop Injil Yoh 10:22-30 mewartakan tentang pentingnya mendengarkan suara Tuhan. Orang yang setia mendengarkan suara Tuhan,  mengikuti dan percaya kepadaNya akan selamat dan memperoleh hidup yang kekal.

Sebab hanya orang yang setia mendengarkan suara Tuhan akan tahu apa yang dikehendaki Tuhan. Dan ketika ia melaksanakan dan hidup sesuai dengan kehendak Tuhan maka ia akan hidup baik dan selamat.

Sebaliknya, orang yang menutup telinga dan hati untuk mendengarkan dan memahami suara Tuhan serta pesanNya maka ia akan hidup seturut kehendaknya sendiri. Ia tidak mengikuti perintah-perintah Tuhan. Ia menentukan tujuan hidupnya sendiri.

Sebagai pengikut Yesus, kita dituntut untuk memiliki telinga dan hati yang peka untuk selalu mendengarkan dan mengikuti suara Tuhan.

Mendengarkan suara Tuhan berarti kita ingin mengarahkan hidup kita sesuai dengan rencana dan kehendak Tuhan.

Dan ketika kita setia  mendengarkan  suara Tuhan, mengikuti dan melaksanakannya berarti kita mencintai Tuhan dan kehendakNya.

 Kita akan mendapatkan pahala yang berlimpah karena cinta pasti akan dibalas dengan cinta pula.

Kita juga tidak boleh masa bodoh terhadap suara orang-orang di sekitar kita. Kita mesti mendengarkan mereka. Itu berarti kita peduli dan menghargai mereka.

Ketika orang berbicara berarti ia ingin menyampaikan pesan tertentu. Orang tersebut tentu mengharapkan tanggapan. 

Kita tidak pernah akan memahami keinginan seseorang apabila kita masa  bodoh dan menutup telinga hati terhadap suaranya.

Semoga kita setia mendengarkan Tuhan dan suara sesama di sekitar kita.

Kewapante, 28 April 2026. ***
 

Editor: Redaksi

RELATED NEWS