Pesan Inspiratif: Setan dan Kuasanya di Hadapan Yesus
Redaksi - Selasa, 30 Juni 2026 22:36
Pater Gregor Nule SVD (sumber: Dokpri)Oleh Pater Gregor Nule, SVD
Hampir semua orang takut terhadap setan dan kuasanya, kendatipun tak seorang pun pernah melihatnya. Setan dan kuasanya selalu dihubungkan dengan kejahatan, kegelapan, penderitaan dan penyakit.
Ketika seseorang alami gangguan psikologis atau gila maka gangguan itu selalu dihubungkan dengan setan. Orang gila selalu diidentikkan dengan orang yang kerasukan setan.
Perikop Injil Mat 8:28-34 melukiskan tentang peristiwa perjumpaan antara Yesus dengan dua orang yang kerasukan setan yang selalu tinggal di pekuburan.
Keduanya selalu mengancam orang-orang yang lewat di tempat itu. Maka tidak seorang pun berani melintasi wilayah itu.
Ketika melihat Yesus keduanya berteriak,"Apakah urusanMu dengan kami, hai Anak Allah? Engkau datang kemari untuk menyiksa kami sebelum waktunya'?", (Mat 8:29).
Maka setan-setan yang merasuki kedua orang itu minta Yesus agar disuruh pindah dan memasuki kawanan babi yang ada di situ. Yesus menyetujui permintaan mereka.
Lalu mereka memasuki dan merasuki babi-babi itu sehingga semuanya terjun ke dalam danau dan mati lemas di dalam air. Tetapi, kedua orang itu menjadi sehat lagi.
Peristiwa ini menunjukkan bahwa setan memang tidak kelihatan tapi kuasanya nyata. Dan kuasa setan pun bisa merasuki manusia sehingga kesadaran serta kesehatan pikiran dan hatinya terganggu. .Orang bisa jadi gila.
Meski demikian, setan tidak berdaya apa pun di hadapan Yesus. Yesus berkuasa mengusir setan dan mengalahkannya.
Karena itu, sebagai pengikut Yesus, kita tidak perlu takut terhadap setan dan kuasanya. Sebaliknya kita mesti percaya kepada Yesus dan kuasaNya.
Percaya dan bersatu dengan Yesus setan tidak berkuasa atas diri dan hidup kita. Bahkan sebaliknya kita bisa mengalahkan setan.
Semoga Tuhan Yesus menolong dan memberkati kita selalu.
Kewapante, 01 Juli 2026. ***

