Pesan Inspiratif: Yesus Menguji Iman Para MuridNya

redaksi - Rabu, 07 Januari 2026 08:45
Pesan Inspiratif: Yesus Menguji Iman Para MuridNyaPater Gregor Nule SVD (sumber: Dokpri)

Oleh: Pater Gregor Nule, SVD

Setelah banyak orang dikenyangkan dengan roti dan ikan yang berkelimpahan, Yesus menyuruh para muridNya mendahuluiNya ke Betsaida.

Mungkin mereka banyak bercerita dengan penuh kekaguman tentang mukjizat perbanyakan roti dan ikan  yang baru saja dibuat Yesus.

Yesus memanfaatkan waktu kesendirian untuk berdoa. Sebaliknya para murid mesti berjuang menghadapi badai yang besar. Mereka sangat ketakutan.

Yesus tidak rela membiarkan para murid berjuang sendirian. Maka Yesus berjalan di atas air menemui para muridNya.

Tetapi, mereka justeru sangat takut karena menyangka mereka melihat hantu atau setan. Maka Yesus memperkenalkan Diri dan mengingatkan para muridNya agar tenang dan tidak takut.

Yesus berkata,"Tenanglah! Aku ini, jangan takut!", (Mrk 6:50). Yesus naik ke atas perahu dan angin pun mulai reda.

Para murid mengalami mukjizat kedua, tetap saja mereka tidak mengerti dan hati mereka degil. Mereka belum juga percaya kepada Yesus sebagai Anak Allah.

Kita sering mengalami ujian terhadap iman. Kita hadapi banyak badai dalam hidup. Di saat-saat seperti itulah hati menjadi galau. Dan kehadiran Tuhan bisa saja kita lihatnya sebagai sesuatu yang menakutkan.

Kita tidak lagi percaya kepada Tuhan. Mata dan hati kita menjadi buta. Kita hampir tidak punya harapan hidup.

Sebagaimana bagi para MuridNya, Yesus pun tidak pernah membiarkan kita berlarut-larut dalam kecemasan dan ketidakpastian. Yesus segera memberikan kita ketenangan dan kedamaian.

Yesus sungguh setia pada janjiNya. Yesus segera menolong kita pada waktunya. Yesus segera menenangkan kita dan berkata,"Tenanglah! Aku ini, jangan takut!", .

Karena itu, sebagai pengikut Yesus kita mesti tetap percaya dan setia kepada Yesus,  sebab Yesus sungguh mencintai dan setia menyertai dan menyelamatkan kita.

Yesus tidak pernah membiarkan kita binasa. Yesus tidak pernah membiarkan kita merana sendirian.Yesus adalah Tuhan dan Juruselamat kita  kini dan selamanya.

Kewapante, 07 Januari 2026. ***

RELATED NEWS