PLN Pastikan Pasokan Listrik Timor Andal Jelang HUT Ke-81 RI
Redaksi - Jumat, 07 Agustus 2026 09:46
PLTU BOLOK: PLTU Bolok dengan kapasitas 2×16,5 MW menjadi salah satu pembangkit yang memperkuat sistem kelistrikan di Pulau Timor. (sumber: PLN)KUPANG (Floresku.com) – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT PLN (Persero) memastikan sistem kelistrikan di Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT), berada dalam kondisi siap dan andal untuk mendukung seluruh rangkaian perayaan kemerdekaan.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui peninjauan langsung Executive Vice President Perencanaan Strategis Pembangkitan PLN, Parulian Noviandri, bersama General Manager PLN Unit Induk Pembangkitan (UIK) Dwipantara, Rita Triani, ke sejumlah pembangkit strategis di Kabupaten Kupang.
Pembangkit yang ditinjau meliputi Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Timor, Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Kupang Peaker, PLTU Bolok, serta Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Tenau.
Parulian Noviandri mengatakan kesiapan pembangkit menjadi faktor utama dalam menjaga keandalan pasokan listrik, terutama pada momentum nasional seperti peringatan Hari Kemerdekaan RI.
Baca juga:
- Bacaan Liturgis, Jumat, 07 Agustus 2026: Memikul Salib
- BRI Maksimalkan Dana SAL untuk Dorong Kredit Produktif dan Pertumbuhan Ekonomi
- Pesan Inspiratif: Betapa Bahagianya Ada Bersama Tuhan
"PLN memastikan seluruh perencanaan dan pengoperasian pembangkit dilakukan secara optimal, terukur, dan terintegrasi. Kesiapan unit pembangkit, kecukupan cadangan daya, serta kesiagaan personel menjadi kunci agar seluruh kegiatan peringatan kemerdekaan berlangsung aman dan tanpa gangguan listrik," ujarnya.
Sementara itu, Rita Triani menegaskan bahwa keandalan listrik merupakan bagian penting dalam mendukung aktivitas masyarakat, pelayanan publik, hingga berbagai kegiatan resmi dan masyarakat selama peringatan HUT RI.
"Menjaga listrik tetap menyala adalah bentuk pengabdian kami kepada bangsa. Pasokan listrik yang andal menjadi energi bagi masyarakat untuk terus berkarya dan mengisi kemerdekaan," katanya.
Dalam kunjungan tersebut, manajemen PLN juga memastikan seluruh kegiatan pemeliharaan pembangkit berjalan sesuai standar operasional, ketersediaan material dan peralatan pendukung mencukupi, serta seluruh personel menerapkan aspek keselamatan dan kesehatan kerja secara disiplin.
Saat ini, sistem kelistrikan Timor memiliki daya mampu pembangkit sebesar 153 megawatt (MW) dengan beban puncak 111 MW, sehingga tersedia cadangan daya sekitar 42 MW. Cadangan tersebut dinilai cukup untuk menjaga keandalan pasokan listrik selama peringatan HUT ke-81 RI maupun kebutuhan masyarakat sehari-hari.
PLN menegaskan akan terus menghadirkan pasokan energi yang andal dan berkelanjutan guna mendukung pembangunan serta aktivitas masyarakat di seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur. (Sil). ***

