75 Ribu Warga Terdampak Gempa Flores Jadi Sasaran Bantuan Arab Saudi dan BAZNAS
Redaksi - Jumat, 06 November 2026 09:36
King Salman Humanitarian Aid and Relief Centre (KSrelief) bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) meresmikan tahap pertama penyaluran bantuan kemanusiaan di Waso, Desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur. (sumber: Mozaik Islam)SATAR KAMPAS, MATIM (Floresku.com) – Lebih dari 75.000 warga terdampak gempa bumi di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), menjadi sasaran program bantuan kemanusiaan yang digulirkan King Salman Humanitarian Aid and Relief Centre (KSrelief) bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).
Tahap pertama penyaluran bantuan tersebut resmi dimulai di Waso, Desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, Kamis (5/11).
Dalam program ini, KSrelief dan BAZNAS menyiapkan 30.000 paket bantuan yang terdiri atas 15.000 paket pangan dan 15.000 paket perlengkapan kebersihan diri.
Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak bencana sekaligus mendukung proses pemulihan kehidupan warga.
Program kemanusiaan ini merupakan bentuk kolaborasi antara lembaga bantuan kemanusiaan Kerajaan Arab Saudi dan lembaga zakat nasional Indonesia untuk memperluas jangkauan pertolongan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Baca juga:
- Pesan Inspiratif: Bersikap Bijaksana dan Jujur
- Diduga Curi Motor, Siswa SMK di Labuan Bajo Ditangkap Polisi
- Bacaan Liturgis, Jumat, 06 November 2026: Bendahara yang Tidak Jujur
Peresmian penyaluran bantuan dihadiri Pimpinan Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan BAZNAS RI, Bupati Manggarai Timur, Ketua BAZNAS Kabupaten Manggarai Timur, Kepala BPBD, Kepala Dinas Sosial, Camat Lamba Leda, Kepala Desa Satar Kampas, serta delegasi KSrelief.
Bantuan Tidak Hanya Berupa Logistik
Penyaluran 30.000 paket bantuan ini tidak sekadar ditujukan untuk memenuhi kebutuhan darurat masyarakat. Program tersebut juga menjadi bagian dari penilaian kebutuhan kemanusiaan di lapangan.
Tim KSrelief dan BAZNAS melakukan kunjungan langsung ke sejumlah wilayah terdampak untuk melihat kondisi masyarakat serta mengidentifikasi persoalan yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.
Kunjungan tersebut juga disertai pertemuan dengan pemerintah daerah guna memetakan kebutuhan masyarakat di berbagai sektor.
Hasil penilaian lapangan akan menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan bentuk bantuan dan intervensi kemanusiaan pada tahap berikutnya.
Dengan pendekatan tersebut, bantuan diharapkan tidak berhenti pada distribusi kebutuhan pokok, tetapi juga menjawab persoalan yang dihadapi warga selama masa pemulihan pascabencana.
Kolaborasi Kemanusiaan Arab Saudi dan Indonesia
Keterlibatan KSrelief dalam penanganan dampak gempa Flores merupakan bagian dari program kemanusiaan Kerajaan Arab Saudi melalui lembaga bantuan resminya.
KSrelief selama ini menjalankan berbagai program bantuan bagi masyarakat yang menghadapi bencana alam dan krisis kemanusiaan di sejumlah negara.
Kolaborasi dengan BAZNAS memperlihatkan peran kemitraan internasional dan nasional dalam mempercepat penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak bencana.
Bagi warga Flores, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban keluarga korban, terutama dalam memenuhi kebutuhan pangan dan menjaga kebersihan serta kesehatan selama masa pemulihan.
Penyaluran bantuan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa solidaritas kemanusiaan lintas negara memiliki peran penting dalam membantu masyarakat menghadapi dampak bencana. (Sandra- Sumber: Mozaik Islam). ***

