Bidan Muda Penolong Persalinan di Kapal Raih Penghargaan Sikka

Redaksi - Selasa, 02 Juni 2026 20:24
Bidan Muda Penolong Persalinan di Kapal Raih Penghargaan SikkaKetua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Sikka, Fista Sambuari Kago, S.H., memberi penghargaan kepada bidan muda Theresa, yang melakukan aksi kemanusiaan menangani persalinan darurat di KM Dharma Rucitra VII, Selasa (2/6). (sumber: Istimwa)

MAUMERE (Floresku.com)  – Aksi kemanusiaan yang dilakukan bidan muda Theresa Arias Vivianti saat membantu persalinan darurat di atas KM Dharma Rucitra VII mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Sikka.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Sikka, Fista Sambuari Kago, S.H., dalam acara Pelantikan Ketua TP PKK Kecamatan dan Pengukuhan Bunda Literasi Kecamatan dan Kelurahan se-Kabupaten Sikka di Aula Egon, Lantai III Kantor Bupati Sikka, Selasa (2/6).

Theresa sebelumnya menjadi perhatian publik setelah berhasil membantu proses persalinan seorang penumpang dalam kondisi darurat saat pelayaran dari Surabaya menuju Maumere. 

Berkat keterampilan, ketenangan, dan kesigapannya, proses persalinan berjalan dengan selamat sehingga ibu dan bayi yang dilahirkan dapat diselamatkan.

Dalam sambutannya, Fista Sambuari Kago menilai tindakan yang dilakukan Theresa merupakan contoh nyata pengabdian seorang tenaga kesehatan yang bekerja melampaui batas tugas formalnya.

“Apa yang dilakukan oleh Ibu Theresa Arias Vivianti merupakan wujud nyata nilai-nilai kemanusiaan, profesionalisme, dan dedikasi seorang tenaga kesehatan. 

Dalam situasi yang sangat terbatas dan penuh risiko, beliau mampu mengambil tindakan cepat dan tepat sehingga berhasil menyelamatkan ibu dan bayi yang dilahirkan,” ujarnya.

Menurut Fista, keberanian dan ketulusan membantu sesama dalam situasi darurat merupakan teladan yang layak diapresiasi serta menjadi inspirasi bagi tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan masyarakat luas.

Apresiasi serupa juga disampaikan Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, S.H., melalui sambutan yang dibacakan Staf Ahli Bupati Bidang Sumber Daya Manusia, Akulinus, S.Sos.

Pemerintah Kabupaten Sikka, kata Akulinus, memberikan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi, keberanian, dan profesionalisme Theresa dalam menjalankan tugas kemanusiaan di tengah kondisi yang tidak biasa.

“Tindakan yang dilakukan di atas KM Dharma Rucitra VII menunjukkan bahwa seorang tenaga kesehatan tidak hanya bekerja berdasarkan tugas dan tanggung jawab profesi, tetapi juga digerakkan oleh hati nurani dan semangat kemanusiaan yang luhur,” katanya.

Baca juga:

Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Sikka berharap kisah heroik tersebut dapat menjadi inspirasi bagi tenaga kesehatan untuk terus mengedepankan pelayanan yang humanis, responsif, dan profesional, termasuk dalam menghadapi situasi darurat yang tidak terduga.

Penghargaan kepada Theresa disambut hangat para peserta yang hadir. Acara tersebut dihadiri sejumlah pejabat daerah, camat, lurah, pengurus TP PKK, pengurus Pokja Bunda Literasi, serta para aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sikka.

Pemerintah Kabupaten Sikka berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh tenaga kesehatan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan memperkuat semangat pengabdian demi terwujudnya masyarakat Sikka yang sehat, sejahtera, dan berdaya. (SP/Silvia). ***

RELATED NEWS