Dandim 1603/Sikka Beserta Ketua Persit Cabang XIV Dim 1603/Sikka Lakukan Kunker ke Koramil 1603-02/Talibura

redaksi - Senin, 13 Februari 2023 08:43
Dandim 1603/Sikka Beserta Ketua Persit Cabang XIV Dim 1603/Sikka Lakukan Kunker ke Koramil 1603-02/TaliburaKunker Dandim 1602/Sikka ke Koramil 1602-03 Talibura, Jumat (10/2). (sumber: Marat)

MAUMERE (Floresku.com) - Dandim1603/Sikka Letkol Czi Setiawan Nur Prakoso Utomo, S.I.P. beserta Ketua Persit KCK Cabang XIV Dim 1603/Sikka Ibu Larasati Setiawan dan didampingi oleh Kasdim 1603/Sikka Kapten Inf Ida Bagus Wiriyawan beserta ibu melaksanakan kunjungan kerja (kunker) ke Koramil 1603-02/Talibura Jln. Trans Maumere - Larantuka Desa Talibura, Kec. Talibura, Kabupaten Sikka, Jumat 10 Februari 2023.

Dandim1603/Sikka Letkol Czi Setiawan Nur Prakoso Utomo, S.I.P., Bersama rombongan tiba di Koramil 1603-02/Talibura disambut oleh Danramil1603-02/Talibura,  Camat Talibura dan  Kepala Desa Talibura.

Setibanya di Koramil 1603-02/Talibura Letkol Czi Setiawan Nur Prakoso Utomo, S.I.P., beserta rombongan langsung mengecek kondisi bangunan Koramil dan perumahan Koramil 1603-02/Talibura.

Dalam kunjungan kerja tersebut,  Letkol Czi Setiawan Nur Prakoso Utomo, S.I.P. menyampaikan tterimakasih kepada  Danramil dan seluruh anggota Babinsa dan Ibu Persit Koramil 1603-02/Talibura atas kesediaan menerima kunjungan dan jamuan yang disedikan.

Ini adalah kunjungan resmi pertama Dandim 1603/Sikka ke Koramil 1603-02/Talibura.

Lebih lanjut Dandim Prakoso mengatakan, “saya pribadi merasa senang melihat wajah anggota saya dan ibu-ibu Persit di Koramil 1603-02/Talibura.  Walaupun jauh dari kota tapi tetap semangat mendampingi suami dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai seorang prajurit.”

"Saya berharap kepada para Ibu-ibu persit untuk mendukung suami dalam berdinas karena suami berada wilayah binaannya di desa-desa" tuturnya.

Dandim 1603/Sikka juga mengharapkan agar para Babinsa di wilayah binaan masing-masing selalu menjalankan komunikasi yang baik bersama Pemerintah Desa, dan masyarakat desa binaan.

 “Karena kita sekalu  prajurit  terlahir dari rakyat,” pungkasnya. (Mardat). ***

RELATED NEWS