Diduga Sarat KKN, Bupati Sikka Didesak Audit Rekrutmen Naker Perumda Wair Puan
Redaksi - Minggu, 17 Mei 2026 15:08
Bupati Sikka, Juventus (kiri) dan Kantor Perumda Wair Puan (sumber: Istimewa)MAUMERE (Floresku.com) – Sejumlah warga Kabupaten Sikka meminta Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM) segera melakukan audit manajemen terhadap Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Wair Puan.
Desakan tersebut muncul menyusul sorotan masyarakat terkait proses rekrutmen pegawai yang dinilai tidak transparan.
Masyarakat, khususnya para pencari kerja, mengaku kecewa karena proses penerimaan pegawai di Perumda Wair Puan selama ini dianggap tidak dilakukan secara terbuka kepada publik.
“Setiap tahun selalu ada tambahan pegawai baru, tetapi masyarakat tidak pernah mengetahui kapan pengumuman penerimaan tenaga kerja dibuka,” ujar Polikarpus Raymon kepada media.
Menurut Polikarpus, proses perekrutan pegawai di Perumda Wair Puan selama ini menimbulkan banyak pertanyaan di tengah masyarakat karena minim informasi dan tidak dilakukan secara terbuka.
Baca juga:
- Carolin Pilih Berbagi dengan ODGJ dan Lansia Saat Rayakan Ulang Tahun ke-21
- Harga Gas Elpiji Naik, Stok di Maumere Menipis
- Bacaan Liturgis Minggu Komunikasi Sedunia
“Cara penerimaan pegawai di Perumda Wair Puan Kabupaten Sikka selama ini tidak terbuka. Kondisi ini memunculkan dugaan adanya praktik KKN dan perekrutan berdasarkan hubungan keluarga atau kedekatan tertentu,” katanya.
Ia menilai sistem rekrutmen yang tidak transparan dapat merugikan pencari kerja lain yang memiliki kualitas dan kompetensi namun tidak memperoleh kesempatan yang sama.
“Perusahaan ini milik daerah. Artinya semua masyarakat pencari kerja punya hak dan kesempatan yang sama untuk melamar dan mengikuti seleksi secara terbuka,” tambahnya.
Hal senada juga disampaikan seorang sumber lain yang enggan disebutkan namanya. Ia menduga terdapat praktik “main mata” dalam proses penerimaan pegawai di Perumda Wair Puan.
“Coba ditelusuri pegawai-pegawai baru yang ada sekarang. Diduga ada hubungan keluarga dengan mantan pejabat kepegawaian maupun pihak manajemen,” ujarnya.
Sumber tersebut juga menyoroti adanya dugaan kejanggalan terkait pegawai yang disebut baru bekerja sekitar enam bulan namun telah pensiun dini.
“Kalau benar demikian, tentu perlu ditelusuri karena biasanya ada aturan dan masa kerja tertentu sebelum seseorang memperoleh hak pensiun,” katanya.
Atas berbagai persoalan tersebut, masyarakat meminta Bupati Sikka selaku Kuasa Pemilik Modal bersama Inspektorat segera melakukan audit menyeluruh terhadap manajemen Perumda Wair Puan.
“Pemeriksaan harus dilakukan secara terbuka agar masyarakat mengetahui apa yang sebenarnya terjadi di dalam tubuh Perumda Wair Puan,” kata sumber tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen Perumda Wair Puan belum memberikan keterangan resmi terkait tudingan tersebut. (herry ffz). ***

