Easycash dan IA-SBM ITB Gelar Kuliah Umum Literasi Keuangan untuk Perkuat Kompetensi Finansial Mahasiswa

redaksi - Minggu, 30 November 2025 19:31
Easycash dan IA-SBM ITB Gelar Kuliah Umum Literasi Keuangan untuk Perkuat Kompetensi Finansial MahasiswaHead of Corporate Affairs Easycash, Wildan Kesuma saat menyampaikan materi di hadapan para peserta Kuliah Umum Edukasi Keuangan Pribadi bagi mahasiswa S1 dan S2 SBM ITB di Bandung (29/11). sedang memberikan kuliah umum di ITB. (sumber: Paska Denberia Pakpahan External Communications Specialist Easycash)

BANDUNG (Floresku.com) -  PT Indonesia Fintopia Technology (Easycash) bekerja sama dengan Ikatan Alumni Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (IA-SBM ITB), serta dua penyelenggara layanan digital PT Plus Ultra Abadi (UATAS) dan PT Smartec Teknologi Indonesia (Bantusaku), menggelar Kuliah Umum Literasi Keuangan bagi mahasiswa program S1 dan S2 SBM ITB. 

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Bulan Fintech Nasional yang digagas Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH), dengan fokus utama meningkatkan kemampuan pengelolaan keuangan generasi muda sebelum memasuki dunia profesional.

Head of Corporate Affairs Easycash, Wildan Kesuma, menekankan bahwa literasi keuangan adalah fondasi penting bagi mahasiswa yang akan segera terjun ke dunia kerja. 

(Keempat kanan) Head of Corporate Affairs Easycash, Wildan Kesuma dan (Kelima kanan) Ketua Umum Ikatan Alumni SBM ITB, Novrizal Pratama bersama para peserta dalam kegiatan Kuliah Umum Edukasi Keuangan Pribadi bagi mahasiswa S1 dan S2 SBM ITB di Bandung (29/11). Inisiasi ini merupakan salah satu rangkaian dari gelaran Bulan Fintech Nasional yang digagas oleh Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH).
 

Sebagai platform pinjaman daring berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Easycash berkewajiban menghadirkan edukasi yang relevan mengenai layanan keuangan digital. 

“Pemahaman mengenai manfaat dan risiko layanan pindar, prinsip manajemen keuangan, serta kewaspadaan terhadap penipuan digital menjadi bekal penting bagi mahasiswa,” ujar Wildan dalam sesi kuliah umum di Kampus MBA SBM ITB, Jumat (28/11).

Baca juga:

Wildan juga menyoroti perkembangan akses layanan keuangan yang semakin pesat beberapa tahun terakhir.

 Meski angka literasi keuangan nasional kini mencapai 65,4%, angka tersebut masih tertinggal dari tingkat inklusi yang berada di 80,55%.

 “Kesenjangan ini menunjukkan masyarakat cepat mengadopsi layanan digital, namun belum sepenuhnya siap mengelola risiko maupun menjaga keamanan data,” jelasnya.

Ketua Umum IA-SBM ITB, Novrizal Pratama, menyampaikan bahwa tantangan tersebut perlu direspons melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, alumni, dan pelaku industri. 

Menurutnya, mahasiswa harus memahami cara membuat perencanaan keuangan yang sehat, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta mengidentifikasi layanan legal dan aman di tengah maraknya platform keuangan digital. 

“Edukasi praktis seperti ini penting agar mahasiswa tidak hanya cakap teori, tetapi juga siap menghadapi realitas ekonomi digital,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, Easycash turut memperkenalkan Modul Bijak Keuangan (MOJANG), yang berisi materi praktis seperti piramida perencanaan keuangan, metode budgeting 50-30-20, pengelolaan risiko, hingga pentingnya reputasi kredit. 

Wildan juga memberikan tiga tips sederhana: mencatat arus keuangan, menerapkan alokasi anggaran bulanan secara disiplin, serta konsisten membedakan kebutuhan dan keinginan untuk menjaga kesehatan finansial.

Selain itu, mahasiswa diingatkan untuk selalu waspada terhadap penipuan digital — termasuk aplikasi yang meminta izin akses tidak wajar atau tidak tersedia di toko aplikasi resmi. “Data pribadi adalah aset paling berharga. Lindungi seperti kita melindungi uang dan identitas,” pesan Wildan menutup sesi. (Sandra - SP).

Editor: redaksi

RELATED NEWS