Flores Timur Terima Bantuan ATENSI Kemensos untuk Kelompok Rentan
Redaksi - Senin, 22 Juni 2026 18:52
Dari kanan ke kiri: Saluki dari Kemensos RI, Bupati Flotim anton Doni Dihen, dan Kadinsos Flotim Ben Herin (sumber: Silvia)LARANTUKA (Floresku.com) – Pemerintah Kabupaten Flores Timur kembali menerima bantuan sosial melalui program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) dari Kementerian Sosial Republik Indonesia.
Bantuan tersebut disalurkan oleh Sentra Terpadu Inten Soeweno Bogor kepada 10 penerima manfaat di Kabupaten Flores Timur (Lihat Tabel).
Penyerahan bantuan secara simbolis berlangsung di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Flores Timur dan diterima oleh 10 penerima manfaat yang berasal dari kelompok masyarakat rentan.

Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Sentra Terpadu Inten Soeweno Bogor, yakni Saluki selaku Analis Pengelola Keuangan Ahli Muda, Irsan Hasibuan dari Administrasi Keuangan, dan Try Susanto selaku Pekerja Sosial Ahli Pertama.
Baca juga:
- Debt Collector yang Menarik Kendaraan dari Konsumen Secara Paksa Dapat Dipidana
- Pesan Inspiratif: Jangan Menghakimi Orang Lain
- Bacaan Liturgis, Senin, 22 Juni 2026
Dalam sambutannya, Bupati Flores Timur, Anton Doni Dihen, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Sosial RI atas perhatian dan bantuan yang terus diberikan kepada masyarakat Flores Timur.
“Kami menyampaikan terima kasih atas bantuan yang disalurkan melalui Sentra Terpadu Inten Soeweno. Kehadiran tim dari Bogor untuk menyerahkan bantuan ini merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah pusat kepada masyarakat Flores Timur,” ujar Anton Doni Dihen.
Menurutnya, bantuan tersebut patut disyukuri karena merupakan rezeki yang membawa harapan bagi masyarakat yang membutuhkan dukungan sosial.
“Kita bersyukur kepada Tuhan atas bantuan ini. Ini adalah sesuatu yang patut kita syukuri bersama karena dapat membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan,” katanya.
Bupati menjelaskan bahwa selama ini Pemerintah Kabupaten Flores Timur terus membangun komunikasi dan koordinasi yang intensif dengan Kementerian Sosial RI melalui Dinas Sosial setempat.
Daftar 10 Penerima Manfaat Program ATENSI Kemensos di Flores Timur

Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan berbagai persoalan kesejahteraan sosial di daerah dapat terdata dengan baik dan diajukan kepada pemerintah pusat guna memperoleh dukungan program dan bantuan.
“Selama ini kita menjalin komunikasi yang cukup intensif dengan Kementerian Sosial. Mereka memiliki komitmen besar untuk membantu berbagai persoalan kesejahteraan sosial yang ada di daerah. Karena itu sejak awal kita berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk merapikan data-data dan mengusulkannya sehingga bisa mendapatkan bantuan,” jelasnya.
Ia mengungkapkan bahwa Kementerian Sosial memiliki berbagai program yang menyasar sedikitnya 26 kategori masalah kesejahteraan sosial.
Karena itu, pemerintah daerah terus berupaya memastikan masyarakat yang membutuhkan dapat terakomodasi dalam berbagai program bantuan tersebut.
Anton Doni Dihen juga mengakui bahwa nilai bantuan yang diterima kali ini relatif lebih besar dibandingkan bantuan yang pernah diterima sebelumnya.
“Puji Tuhan, bantuan yang diberikan pada hari ini jumlahnya lebih besar dibandingkan sebelumnya. Ini menunjukkan perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat Flores Timur semakin baik,” katanya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa bantuan sosial seperti ATENSI sejalan dengan agenda pembangunan inklusif yang saat ini menjadi perhatian dunia internasional, yakni prinsip “Leave No One Behind” atau tidak meninggalkan seorang pun dalam proses pembangunan.
Menurutnya, pembangunan yang inklusif harus memastikan seluruh lapisan masyarakat, terutama kelompok rentan seperti penyandang disabilitas, lanjut usia, perempuan, serta kelompok marginal lainnya, dapat memperoleh kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dan menikmati hasil pembangunan.
“Prinsip pembangunan saat ini adalah tidak boleh ada satu pun yang tertinggal. Karena itu kita harus memastikan seluruh masyarakat, termasuk kelompok rentan dan marginal, dapat menikmati manfaat pembangunan secara adil, tanpa diskriminasi dan tanpa kesenjangan,” tegasnya.
Program ATENSI merupakan salah satu bentuk layanan rehabilitasi sosial yang dikembangkan Kementerian Sosial RI untuk membantu kelompok rentan melalui pemberian dukungan kebutuhan dasar, bantuan usaha ekonomi produktif, alat bantu, serta berbagai bentuk intervensi sosial lainnya guna meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat.
Pemerintah Kabupaten Flores Timur berharap sinergi dengan Kementerian Sosial RI dapat terus diperkuat sehingga semakin banyak warga yang membutuhkan memperoleh akses terhadap berbagai program perlindungan dan kesejahteraan sosial yang disediakan pemerintah.

