Hadiri Natal Nasional 2025, Prabowo Tegaskan Kerja Sama

redaksi - Senin, 05 Januari 2026 22:40
Hadiri Natal Nasional 2025,  Prabowo Tegaskan Kerja Sama Presiden Prabowo berbicara saat Perayaan Natal Nasional 2025, pada Senin (5/1) malam. (sumber: Tangkapan Layan Livestreaming)

JAKARTA (Floresku.com)— Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri Perayaan Natal Nasional 2025 yang berlangsung di kawasan Senayan, Jakarta, Minggu (5/1) malam. 

Kehadiran Presiden dalam perayaan besar umat Kristiani tersebut menegaskan kembali komitmen pemerintah dalam merawat persatuan, toleransi, dan kebebasan beragama di tengah keberagaman bangsa Indonesia.

Baca juga:

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan ucapan Selamat Natal kepada seluruh umat Kristiani di Tanah Air. Ia menekankan bahwa Natal bukan sekadar perayaan keagamaan, melainkan juga momentum refleksi bersama untuk meneguhkan nilai kasih, persaudaraan, serta kerja sama lintas iman demi masa depan bangsa.

Suasana Perayaan Natal Nasional 2025, Senin (5/1) malam.

Pada kesempatan itu, Presiden juga menyinggung capaian Program Makanan Bergizi (MBG) yang telah menjangkau sekitar 55 juta warga Indonesia. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan kemampuan negara dalam menghadirkan program kesejahteraan berskala besar dalam waktu singkat. 

Ia membandingkan dengan sejumlah negara lain yang membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk mencapai jumlah penerima manfaat yang lebih kecil.

“Indonesia adalah negara yang kuat dan kaya. Jika para pemimpin mau bersatu dan bekerja bersama, kesejahteraan itu bukan hal yang mustahil,” ujar Presiden.

Menanggapi isu pemerataan, Prabowo menegaskan bahwa Program MBG berlaku untuk seluruh wilayah Indonesia tanpa kecuali, termasuk daerah-daerah yang secara politik tidak mendukungnya pada Pilpres 2024. Ia menegaskan posisinya sebagai presiden bagi seluruh rakyat Indonesia.

Dalam suasana penuh kehangatan, Presiden juga berbagi kisah pribadi tentang kebersamaannya dengan rekan-rekan lintas agama sejak masa dinas militernya, termasuk mengenang prajurit asal Ende, Spirianus Gebo. 

Kisah tersebut, menurutnya, menjadi bukti nyata semangat Bhinneka Tunggal Ika yang telah lama hidup dalam kesehariannya.

Menutup sambutannya, Presiden Prabowo mengajak seluruh elemen bangsa untuk saling membantu, menjaga persaudaraan, dan membuka ruang saling memaafkan. I

a pun menyampaikan permohonan maaf kepada rakyat Indonesia apabila terdapat kebijakan atau ucapan yang kurang berkenan.

“Tujuan kami adalah bekerja sekeras mungkin untuk mengurangi penderitaan rakyat dan meningkatkan kesejahteraan seluruh bangsa,” pungkasnya. (Sandra). ***

RELATED NEWS