Hujan Deras Bikin Warga Wewaria Dilanda Banjir
redaksi - Senin, 12 Januari 2026 20:39
Luapan Sungai Loworea merendam Dusun Paupandan 2, Desa Wewaria, Minggu hingga Senin (11-12 Januari 2026). (sumber: Kades Wewaria)ENDE (Floresku.com) — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Wewaria, Kabupaten Ende, (11/1) malam, membawa dampak serius bagi warga Desa Wewaria.
Sungai Loworea yang melintas di desa tersebut meluap dan merendam puluhan rumah warga, terutama di Dusun Paupanda 2.
Air mulai masuk ke pemukiman warga setelah hujan turun selama beberapa jam tanpa henti. Genangan air setinggi lutut orang dewasa mengalir ke dalam rumah, memaksa warga mengamankan barang-barang rumah tangga agar tidak hanyut atau rusak. Sedikitnya sekitar 20 rumah terdampak banjir luapan sungai tersebut.
Kepala Desa Wewaria, Firmus Lise, menjelaskan bahwa peningkatan debit air Sungai Loworea terjadi sangat cepat sehingga warga tidak memiliki banyak waktu untuk bersiap.
Baca juga:
- Bacaan Liturgis, Selasa, 13 Januari 2026
- Waktunya Telah Genap, Kerajaan Allah Sudah Dekat
- Bacaan Liturgis, Senin, 12 Januari 2026
Selain rumah penduduk, banjir juga merendam lahan persawahan yang selama ini menjadi sumber penghidupan warga. Ketinggian air diperkirakan mencapai sekitar 30 sentimeter di sejumlah titik.
Meski banjir cukup mengganggu aktivitas warga, tidak ada laporan pengungsian. Warga memilih bertahan di rumah masing-masing sambil menunggu air surut. Namun, hewan ternak seperti kambing dan ayam dipindahkan ke tempat yang lebih aman untuk menghindari risiko hanyut.
Hingga Senin (12/1) siang, air dilaporkan mulai surut dan warga mulai membersihkan rumah dari sisa lumpur dan sampah yang terbawa arus. Meski demikian, kekhawatiran masih dirasakan warga setempat mengingat kondisi cuaca yang belum sepenuhnya membaik.
“Kami masih waspada. Kalau hujan deras kembali turun, kemungkinan air sungai bisa meluap lagi,” kata Firmus.
Pemerintah desa mengimbau warga, khususnya yang tinggal di sekitar bantaran sungai, untuk tetap siaga menghadapi potensi banjir susulan.
Diharapkan pula adanya perhatian dari pemerintah daerah untuk melakukan langkah mitigasi guna mengurangi risiko banjir berulang di Desa Wewaria. (Bob). ***

