Kades Mukusaki dan Ululada Keluhkan Lambatnya Bantuan Pemkab Ende
Redaksi - Sabtu, 29 Agustus 2026 14:07
Kepala Desa Mukusaki Fabianus Sandis Siga Kecamatan Wewaria, Kabupaten Ende (kiri) dan bangunan yang ambruk akibat gempa. (sumber: Silvia)ENDE (Floresku.com) – Sejumlah kepala desa di Kabupaten Ende mengeluhkan lambatnya distribusi dan ketidakmerataan bantuan pascabencana gempa bumi yang menerjang wilayah mereka pada 15 Agustus lalu.
Kepala Desa Mukusaki, Kecamatan Wewaria, Fabianus Sandis Siga, mendatangi awak media pada Sabtu (29/8) untuk menyuarakan kondisi warganya.
Fabianus menyebutkan, pihaknya telah merapikan dan menyerahkan data kondisi warga dari 12 RT dan 6 RW kepada pihak kecamatan sesuai prosedur, untuk diteruskan ke Pemerintah Kabupaten Ende. Namun, hingga kini belum ada bantuan yang turun ke desanya.
"Saya dengar banyak sekali bantuan yang masuk. Apa karena Mukusaki jauh dari Kota Ende sehingga kurang mendapat perhatian dari Pemda?" ujar Fabianus prihatin.
Baca Juga:
- Menpar Widiyanti Dorong Pemulihan Pariwisata Flores Pascagempa
- Pesan Inspiratif: Rela Mati demi Kebenaran dan Keadilan di Dunia
- Bacaan Liturgis, Sabtu, 29 Agustus 2026
Guna memastikan nasib warganya, Fabianus memutuskan mendatangi langsung Posko Bencana dan Dinas Sosial Kabupaten Ende pada Sabtu ini. Ia memprioritaskan permohonan sembako, tenda, dan selimut bagi 6 Kepala Keluarga (KK) di desanya yang rumahnya mengalami rusak parah.
Senada dengan Fabianus, Kepala Desa Ululada, Kecamatan Maurole, Kosmas Sundu, turut menyoroti mekanisme penyaluran bantuan. Dengan jumlah penduduk mencapai 659 jiwa, ia menilai bantuan yang datang sering kali tidak sebanding dengan total jiwa terdampak. Selain itu, distribusi yang kadang meretas jalur desa memicu ketimpangan di lapangan.
"Harapan saya, bantuan bisa merata untuk seluruh masyarakat desa sehingga tidak memicu kecemburuan sosial, dan kami aparat desa tidak dicap pilih kasih. Bicara soal korban, semua warga di desa kami berdampak," tegas Kosmas.
Para kepala desa berharap Pemkab Ende dan tim satgas bencana dapat membenahi sistem distribusi logistik agar penanganan pascabencana berjalan adil, cepat, dan tepat sasaran hingga ke wilayah pelosok. (Silvia) ***

