Katarina Beatrix Gamur: Berbisnis Itu Punya Sensasi Berbeda dari Dunia Perkantoran

redaksi - Kamis, 16 September 2021 23:24
Katarina Beatrix Gamur: Berbisnis Itu Punya Sensasi Berbeda dari Dunia Perkantoran Katarina Beatrix Gamur menjalani bisnis sebagai agen asuransi dan guru privat (tutor pribadi). (sumber: Jivansi)

RUTENG (Floresku.com) - Berbicara tentang dunia kerja, setiap orang tentunya memiliki minat dan cara pandang serta impiannya tersendiri. Tidak terkecuali dengan yang diakui oleh Katarina Beatrix Gamur, seorang wanita karir asal Manggarai yang kini membuka usaha minuman kopi di Pagal, Kabupaten Manggarai. 

Tidak hanya itu, Katarina Beatrix Gamur juga diketahui menjalani karir sebagai agen asuransi dan guru privat (tutor pribadi).

Dalam sharingnya kepada jurnalis media ini pada Rabu (15/09/21), Katarina Beatrix Gamur (Ketrin) mengisahkan bahwa sejak kecil dirinya berkeinginan untuk menjadi wanita karir. Dan, hal yang paling diminatinya adalah menjadi pegawai kantoran.

"Saya ingin menjadi pegawai kantoran yang mandiri sembari berhayal bahwa suatu hari nanti saya akan pergi ke kantor, mengendarai motor dengan setelan baju yang rapih. Pokoknya, bagi saya itu dunia perkantoran terlihat begitu luar biasa," ungkapnya.

Namun, lanjut Katarina Gamur, setelah menyelesaikan kuliah saya kembali ke Ruteng. Dan beberapa minggu setelah berada di Ruteng (setelah lulus kuliah), saya merasa sangat beruntung karena mendapat tawaran kerja dari salah satu hotel ternama di Ruteng dengan posisi receptionist.

"Modal yang saya miliki ketika menerima posisi ini hanya karena mampu berbicara Bahasa Inggris. Meski demikian, ada ketakutan yang besar juga karena jurusan kuliah saya sangat bertolak belakang dengan posisi ini. Tetapi saya hanya menguatkan diri saja bahwa dengan kemauan belajar yang kuat saya pasti bisa menyesuaikan diri dengan cepat," ungkapnya.

Lebih lanjut Ketrin Gamur mengatakan bahwa ketika dirinya sudah bekerja selama satu bulan, dirinya langsung dipanggil owner utuk dievaluasi. Hal baik sebagaimana diungkapnya bahwa, para owner menyukai kinerjanya meski sempat mendapatkan banyak kritikan juga karena leadershipnya yang sangat kurang. Dirinya mengaku kaget karena ternyata skill leadership juga jadi penilaian penting dan menjadi suatu hal yang benar-benar diluar bayangannya.

Sebuah berkat baginya ketika sudah bekerja selama 6 bulan, dirinya diberikan tugas dan tanggung jawab yang lebih besar lagi, yakni diangkat menjadi leader.

"Dan, setelah 6 bulan menjadi leader saya diangkat menjadi assistant operational manager oleh owner. Lonjakan karir yang cukup pesat untuk seorang fresh graduate dan sampai sekarang momen itu tetap menjadi kejutan untuk saya," kisah Ketrin Gamur.

Lebih jauh, Ketrin Gamur mengatakan bahwa setelah bekerja selama 3 tahun, dirinya berpikir untuk membuka usaha pribadi guna menambah penghasilan yang dimilikinya dengan membeli franchise minuman kopi kekinian yang brand-nya lumayan terkenal di kota Ruteng. Meski demikian, diakui Ketrin Gamur bahwa walaupun dirinya sudah memiliki pengalaman untuk mengurus team kerja, namun menjalankan peran sebagai owner bisnis sekaligus manager untuk bisnis sendiri sangatlah berbeda.

"Jadi terjun di dunia bisnis (walaupun ini termasuk usaha yang sangatlah kecil) sangatlah menantang dan sensasinya sangat berbeda dengan dunia karir perkantoran," ungkapnya.

Dikatakannya lebih lanjut, kendati ada banyak kekurangan dan juga tantangan, namun dirinya mengalami perasaan senang yang sangat luar biasa. Baginya, memulai usaha pribadi ini merupakan langkah yang besar dan suatu kejutan karena mampu keluar dari zona nyaman dan memulai sesuatu yang baru.

"Saya adalah tipe pencari tempat nyaman, tidak suka dengan kekhawatiran berlebihan apalagi dengan resiko tinggi. Namun, usaha pribadi ini mengajarkan saya banyak hal. Pengalaman baru membuat saya berpikir ulang tentang semua detail sudut pandang pribadi saya tentang impian saya saat kecil, karir saya sekarang, dan prospek karir saya ke depan. Dan sampailah saya pada momen bahwa saya ingin merasakan bagaimana rasanya berkarir di tempat lain. Keputusan besar dan bukan tanpa keraguan. Terlalu banyak keraguan. Melepaskan karir yang menjanjikan dan gaji tetap tiap bulan. Tetapi keputusan sudah bulat dan saya mengajukan resign," ungkapnya.

Dikatakannya, selain usaha minuman kopi, dirinya juga merangkap sebagai agen asuransi dan guru privat (tutor pribadi). Hal tersebut dijalaninya dengan bermodalkan pengalaman sebagai trainer utama untuk semua karyawan baru di perusaan lamanya.

Diakuinya, ada begitu banyak tantangan yang harus dihadapinya. Selain harus berbagi waktu kerja, dirinya juga harus berhadapan dengan karakter peserta kursus yang berbeda-beda.

"Tidak ada nama usaha atau tempat resmi untuk usaha pribadi saya ini. Untuk les group diadakan di ruang makan rumah saya dan untuk privat konsepnya adalah door to door dan sangat cocok untuk anak yang orang tuanya sibuk," cetus Ketrin Gamur. (Jivansi)

RELATED NEWS