Kepala SMAK Negeri St.Thomas Morus Ende Apresiasi Vaksinasi 'Go to School' Polres Ende

redaksi - Jumat, 10 September 2021 14:08
Kepala SMAK Negeri St.Thomas Morus Ende Apresiasi  Vaksinasi 'Go to School' Polres Ende Kepala Sekolah SMAK Negeri St.Thomas Morus, Yohanes Devita Son Duri S.Ag. (Tengah) (sumber: Rian)

ENDE (Floresku.Com) - Kepala Sekolah Menengah Agama Katolik (SMAK) Negeri St. Thomas Morus Ende, Yohanes Devita Son Duri, S.Ag, menerima kunjungan Polres Ende dari Satuan Lalu Lintas (SATLANTAS), Kamis, 09 September 2021 di Sektariat SMAK Negeri St.Thomas Morus Ende.

Kunjungan itu diadakan dalam rangka memberikan sosialisasi mengenai protokol kesehatan Covid-19, persiapan vaksinasi untuk peserta didik, dan keamanan dalam berlalu lintas untuk pelajar. Kamis, 09/09/2021) di Sektariat SMAK Negeri St.Thomas Morus Ende.

Dalam kunjungan ini, Kepala Unit Dikyasa Satlantas Polres Ende, AIPDA Muhamad Tamsil, SH, Kaur Mintu Satlantas Polres Ende, Daeng Kamboja, dan anggota Unit Kecelakaan Lalu Lintas, Paskalis Meo Passu, membagikan brosur “Petunjuk Keselamatan Berlalu Lintas Untuk Pengemudi” kepada peserta didik SMAK Negeri Ende.

Selain membagikan brosur, anggota Satuan Lalu Lintas Polres Ende ini juga memberikan arahan mengenai pentingnya mematuhi protokol kesehatan (Prokes) di masa pandemi covid-19 dan perlunya melakukan vaksinasi kepada peserta didik dalam rangka mendukung program pemerintah memerangi pandemi covid-19. Kepala Unit Satlantas mengajak seluruh peserta didik SMAK Negeri Ende agar dapat menerapkan protokol kesehatan selama berada di sekolah maupun di rumah.

“Untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Kota Ende, kami mengajak adik-adik agar tetap mematuhi protokol kesehatan. Bila dari rumah ke sekolah maupun dari sekolah ke rumah, tetap memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas, sehingga kita sama-sama mencegah penyebaran covid-19 yang terjadi di Kabupaten Ende. Untuk adik-adik yang tinggal di asrama, ketika ke pasar harus menggunakan masker sehingga tidak membawa virus saat pulang ke asrama” kata Muhamad Tamsil saat memberikan himbauan di kelas XI Bahasa II SMAK Negeri Ende.

Selain memberikan himbauan mengenai pentingnya menerapkan prokes di masa pandemi covid-19, Kanit Dikyasa Satlantas Polres Ende juga memberikan arahan mengenai tata tertib berlalu lintas di jalan. Hal ini dianggap sangat penting mengingat kondisi di lapangan banyak masyarakat di Kabupaten Ende yang tidak menggunakan helm saat berkendara.  

“Kondisi di lapangan, banyak masyarakat di Kabupaten Ende yang tidak menggunakan helm saat berkendara dan yang paling utama helm belakang. Jadi, kalau masyarakat Ende menggunakan sepeda motor, dia hanya menggunakan helm depan, helm belakang dia menganggap sudah biasa. Ketika petugas melakukan tindakan lapangan, dia kaget bahwa kami sudah biasa tidak menggunakan helm belakang, kenapa ditindak?”

Kanit Dikyasa juga mengingatkan kepada para pelajar SMAK Negeri Ende agar mematuhi tata tertib berlalu lintas. Para pelajar dihimbau agar menggunakan helm saat berkendara sehingga mengurangi resiko kecelakaan baik sebagai pengendara maupun sebagai penumpang. 

Menurutnya, kondisi yang paling rawan saat kecelakaan adalah di area kepala. Hal ini sering terjadi dan korban bisa meninggal di tempat saat kecelakaan. Selain itu, para siswa juga diwajibkan memiliki Surat Izin Mengemudi.

Kaur Mintu Satlantas Polres Ende, Paskalis Meo Passu, dalam kunjungannya menyampaikan arahan mengenai pentingnya mengikuti program vaksinasi oleh seluruh peserta didik SMAK Negeri Ende. Vaksinasi perlu dilakukan agar peserta didik dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah. Peserta didik dihimbau agar proaktif mendukung program pemerintah dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19.

“Dalam waktu dekat ini pemerintah akan melakukan giat vaksinasi dengan sasaran anak sekolah usia 12-17 tahun. Jadi ke depan Pemkab Ende akan melaksanakan giat vaksinasi 'go to school' yaitu vaksinasi langsung ke sekolah-sekolah. Sudah ada beberapa sekolah di Kabupaten Ende ini yang sudah disasar oleh tim Satgas Covid untuk melakukan vaksinasi. Semoga ke depan SMAK Negeri St.Thomas Morus ini menjadi sasaran pertama dalam melakukan vaksinasi. Jadi, harapan kami sebagai perpanjangan tangan dari pemerintah agar mendukung program ini. Program ini bagus. Jika kita melakukan vaksinasi seluruhnya, kita akan dilonggarkan untuk kegiatan terutama kegiatan untuk proses belajar mengajar. Kegiatan belajar mengajar akan dilakukan secara full dan tidak menggunakan sift lagi dan tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan” kata Paskalis ketika memberikan arahannya di depan peserta didik SMAK Negeri St.Thomas Morus Ende.

Kepala SMAK Negeri St.Thomas Morus Ende, Yohanes Devita Son Duri, S.Ag, dalam press rilisnya  menyampaikan apresiasi kepada Polres Ende yang sudah mengambil langkah preventif dalam mencegah penyebaran covid-19 di Kabupaten Ende terkhusus di Lembaga Pendidikan SMAK Negeri St.Thomas Morus Ende. Kunjungan Polres Ende dalam rangka menyelanggarakan giat vaksinasi ke sekolah-sekolah sangat dibutuhkan oleh Lembaga Pendidikan SMAK Negeri St.Thomas Morus Ende.

"Saya berharap agar vaksinasi dapat segera dilakukan sehingga peserta didik dapat terbebas dari penyebaran covid-19, Dan saya sangat bersyukur bahwa hari ini ada kunjungan dari Polres Ende terkait dengan penerapan prokes, Lakalantas, dan vaksinasi". Ungkapnya

Lanjut Kepala SMAK Negeri St.Thomas Morus ini bahwa siswa cukup banyak dan penyebarannya dari berbagai daerah, desa, paroki, se-Kabupaten Ende. Sehingga bukan tidak mungkin mereka bergaul dari lingkungan ke lingkungan dari keluarga ke keluarga yang memang rentan terhadap penyebaran covid-19. Dengan kehadiran pihak Polres Ende, kita mengapresiasi itu, kita menangkap peluang itu supaya segera mungkin sekolah ini atau para siswa-siswi mendapatkan vaksin sehingga dapat terbebas dari penyebaran covid-19.

"Terkait dengan prokes, SMAK Negeri Ende selama ini telah menggunakan atau mentaati prokes yang ketat demi terbebas dari covid-19. Karena itu, kita mengapresiasi kunjungan dari Polres Ende sebagai suatu sikap preventif untuk menghindari dari penyebaran covid-19”. (Rian)

RELATED NEWS