Ketua Gerakan Literasi NTT, Polikarpus Do: "Majukan Budaya Literasi Melalui Aksi dan Kolaborasi"

redaksi - Rabu, 23 Juni 2021 18:32
Ketua Gerakan Literasi NTT, Polikarpus Do: "Majukan Budaya Literasi Melalui Aksi dan Kolaborasi"Polikarpus Do, ketua Gerakan Literasi Provinsi Nusa Tenggara Timur (sumber: Bob Sina)

KUPANG (Floresku.com) -  Salah satu upaya Pemerintah Republik Indonesia sesuai amanat  Pembukaan Undang – Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, adalah memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa. 

Upaya ini dilakukan antara lain melalui kegiatan literasi  yaitu kegiatan untuk memajukan kemampuan  untuk memaknai informasi  secara kritis sehingga setiap orang dapat mengakses ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai upaya  untuk meningkatkan hidupnya. 

“Disamping itu literasi  adalah jembatan untuk membangun peradaban bangsa dengan mengembangkan dan memanfaatkan ilmu pengetahuan, informasi melalui buku yang memuat nilai-nilai jati diri bangsa Indonesia." Begitu ujar Polikarpus Do,  Ketua Gerakan Literasi Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), ketika ditemui awak media Floresku.com  selepas acara “Bincang Narkoba”  bersama Kepala BNN Provinsi  NTT, di pusat kuliner khas NTT, Bambu Kuning, Kupang, Rabu 23 Juni 2021.

Menurut Polikarpus Do,  ada sebuah panggilan  nurani untuk memajukan pendidikan masyarakat   di NTT melaui transformasi generasi menjadi generasi  yang literat. Generasi literat  memiliki tiga aspek yakni, pertama, kecakapan literasi, kedua, memiliki kualitas karakter,  dan ketiga, mempunyai kompetensi.  

Polikarpus, mengajak seluruh masyarakat di NTT untuk menggerakan, menumbuhkan  dan membudayakan literasi di lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat. Literasi merupakan gerakan bersama.  Sebagai  Ketua Gerakan Literasi NTT, ia terus membangun kerjasama dan sinergitas dengan pemerintah dalam pola kebijakan dan politik anggaran. Juga dengan pegiat –pegiat literasi di tingkat Kabupaten se – provinsi NTT untuk  menggelorakan semangat literasi, dengan jargon POLI, ( Pelopor Literasi, Literasi untuk semua).

“Gerakan literasi tidak dilakukan secara parsial, tetapi  sebagai sebuah gerakan bersama untuk mengakarkan literasi untuk semua,”  ujar alumnus SMAK St. Petrus Ende ini.

Menurut dia, gerakan literasi tidak sekedar bicara  tapi di wijudkan dalam bentuk aksi dan kolaborasi. “Ekosistem pendidikan harus diperkuat,” tandasnya.

Di akhir perbincangan dengan awak media Floresku.com.  Polikarpus , menyampaikan terima kasih kepada seluruh pendidik dan tenaga kependidikan di SMAK St. Petrus Ende, karena di sanalah  rumah proses literasi.   

Kepada generasi mileneal, Polikarpus mengharapkan generasi literat harus meningkatkan dan mensukseskan enam literasi dasar, yaitu, literasi baca tulis, literasi numerasi, literasi sains, literasi finanial, literasi digital, literasi budaya dan kewargaan. 

“Jika apa yang dipelajari tidak diterapkan, berarti tidak ada literasi. Oeh karena itu  jadilah generasi literat,  karena ketika anda bertanggung jawab atas hidup anda,  anda mulai mengupayakan agar segalanya terwujud,” pungkasnya. (Bob Sina)

RELATED NEWS