Klub ‘Kota Komba’ Jakarta Juarai Turnamen Sepak Bola ‘Boy Sulimas Cup’ di Jakarta
redaksi - Selasa, 28 September 2021 21:34
Klub Sepak Bola Kota Komba Jakarta, juara 1 'Boy Sulimas Cup' (sumber: Karel Jehaut)JAKARTA (Floresku.com)- Klub sepak bola diaspora Kota Komba, Manggarai Timur di Jakarta asuhan pelatih Karel Jehaut dan asisten pelatih Cello Koseng berhasil menjadi juara turnamen sepak bola antar klub Manggarai Diaspora, ‘Boy Sulimas Cup’ di Jakarta.
Klub Kota Komba tampil sebagai juara setelah pada pertandingan final, Minggu (26/9) menaklukkan ELSE, klub diaspora Elar Selatan dengan skor 6:1.
Sebelumnya, pada pertandingan semi final, Minggu (19/9), tim Kota Komba mengalahkan IKBS (Ikatan Keluarga Besa Manggarai Satar Mese) dengan skor telak, 3:0.
Kompetisi atau turnamen sepak bola antar klub Manggarai Diaspora se-Jabodetabek 2020 diselenggarakan berkat sponsor tunggal, Boy, seorang pengacara muda asal suku Manus, Manggarai, Flores.
Turnamen ini sebenarnya sudah mulai dilakukan sejak tahun 2020 lalu, namun pelaksanaan terhenti sementara akibat pandemic Covid-19. Kompetisi kemudian dilanjutkan setelah Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dinyatakan berakhir, awal September 2021 ini.

Turnamen ini diikuti oleh 20 klub, 19 klub dari diaspora Manggarai ditambah satu klub tamu yaitu Tirosa, asal diaspora Timor, Rote dan Sabu.
Sebagai juara turnamen, Klub Kota Komba mendapat tropi juara dan hadiah uang sebesar 8,5 juta. Tapil sebagai top scorer adalah Fancy Lado, pemain Klub Kota Komba. Selama turnamen Fancy lado membukukan total 15 gol. Untuk itu ia. Fancy mendapat sebuah tropi dan sejumlah uang.

Menurut Karel, uang hasil kejuaraan tersebut akan digunakan untuk acara syukuran atau makan bersama guna mempererat hubungan kekeluargaan warga diaspora Kota Komba di Jakarta.
“Meski hadiahnya tidak cukup besar, tapi sebagai pelatih saya merasa sangat berbangga. Saya berterima kasih kepada seluruh pemain dan rekan-rekan yang ikut mendampingi tim ini,” ujar Karel yang adalah mantan Kiper Persim Manggarai dan Klub Bulldozer FC tahun 1990-anera 1990-an itu.
Karel berharap melalui turnamen seperti ini, sepak bola diaspora manggara di Jakarta menjadi semakin maju. “Mudah-mudahan pada turnamen berikutnya, kualitas permainan menjadi semakin baik dan sportifitas menjadi semakin tinggi,” pungkasnya. (MLA)***

