Kreasi Keren Pemandu Wisata Hiu Paus di Botuberani Ciptakan Miniatur Hius Paus

redaksi - Jumat, 11 Juni 2021 19:15
Kreasi Keren Pemandu Wisata Hiu Paus di Botuberani  Ciptakan Miniatur Hius Paus Kreasi para pemandu wisata, ciptakan Miniatur Hiu Paus (sumber: MC Bone Belango)

BONE BOLANGO (Floresku.com) - Lima orang pemandu wisata di pangkatan 4 (empat) objek wisata Hiu Paus, Desa Botubarani, Kecamatan Kabila Bone menciptakan kreativitas berupa miniatur Hiu Paus yang menjadi cinderamata dan bisa dibawa pulang oleh para wisatawan.

Menariknya lagi, miniatur Hiu Paus itu dibuat dengan memanfaatkan kayu dan bekas sampah plastik sebagai bahan utama pembuatan miniatur tersebut, baik yang berukuran besar maupun kecil dalam bentuk gantungan kunci.

Para pemandu wisata ini memanfaatkan kayu dan bekas sampah plastic sebagai bahan utama untuk membuat miniature hiu paus yang berukuran besar maupun ukuran kecil dalam bentuk gantungan kunci.

Oliss Latif, salah seorang pemandu wisata sekaligus pawang hiu paus di Objek Wisata Hiu Paus Botubarani mengatakan dirinya bersama empat rekannya mendapatkan ide ini dari hasil pemikiran bersama.

“Kita ingin membuat daya tarik tersendiri bagi para wisatawan yang akan berkunjung ke Objek Wisata Hiu Paus Botubarani dan lahirlah ide kreatif untuk membuat miniatur hiu paus,”kata Oliss, sebagaimana dirilis Kominfo Bone Bolango, Kamis (10/6).

Oliss menuturkan untuk membuat miniature hiu paus ini dirinya bersama para pemandu wisata lainnya mengeluarkan biaya pribadi sebesar Rp700.000.

Ia menambahkan untuk membuat satu miniatur hiu paus berukuran besar memerlukan waktu hingga 1 bulan dan untuk ukuran kecil memerlukan waktu 1 hari dan bisa menghasilkan 4 hingga 5 buah miniatur.

“Kendalanya kita disini adalah keterbatasan alat untuk membuat miniatur ini. Olehnya itu, kami sangat mengharapkan respon dari pihak-pihak tertentu,”ujar Oliss.

Ia mengungkapkan untuk membuat miniatur hiu paus ini dirinya bersama empat pemandu wisata lainnya tidak pernah mengikuti pelatihan khusus apapun. Karena pelatihan khusus disini hanya untuk kerajinan tangan dalam bentuk gelang.

“Miniatur hiu paus ini, baik yang berukuran besar dan kecil nantinya akan kita dijual kepada para wisatawan yang datang ke Objek Wisata Hiu Paus Botubarani,”ungkap dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Bone Bolango, Lukman A. Daud mengapresiasi hasil karya para pemandu wisata di Objek Wisata Hiu Paus Botubarani.

“Karya ini bagus dan beberapa di antaranya dalam bentuk kecil seperti gantungan kunci keren kelihatannya,”ucap Lukman.

Lukman mengatakan Pemerintah Daerah Kabupaten Bone Bolango dalam hal ini melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif telah melakukan pembinaan langsung maupun tidak langsung terhadap semua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) se Kabupaten Bone Bolango.

“Saat ini ada 19 Pokdarwis yang senantiasa menjadi perhatian kami dalam menggerakkan sadar wisata di masing-masing desanya,”kata Lukman.

Ia menuturkan Botubarani adalah salah satu desa yang didorong untuk menjadi salah satu desa wisata dan nantinya akan ditetapkan dengan Surat Keputusan Bupati Bone Bolango dan untuk kajiannya sementara dibahas untuk diimplementasikan.

Karena Botubarani memiliki beberapa spot wisata yang masing-masing memiliki daya tarik yang berbeda dan salah satunya Objek Wisata Hiu Paus.

Mantan Kadis Kominfo Bone Bolango ini mengungkapkan pola pembinaan setiap Pokdarwis dan desa wisata adalah penekanan terhadap kemandirian pengelolaan.

“Jika ada peluang untuk pemberian dukungan dan bentuk finansial, sarana dan prasarana sepanjang perencanaannya ada dan dibolehkan sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku pasti kita akan lakukan,”ungkap Lukman.

Dia juga mengatakan Kabupaten Bone Bolango memiliki banyak potensi wisata yang terus didorong untuk pengembangan.

Contohnya, Objek Wisata buatan Huntu Selatan yang memiliki keunikan pasar seninya, Objek Wisata Bukit Arang dan berpotensi juga untuk wisata paralayang.

Ada juga Objek Wisata Taman Laut Olele dengan dukungan Bank Indonesia telah melahirkan kerajinan tangan dari sisik ikan serta kaus keren buatan Pokdarwis disana.

”Namun begitu, saya menekankan untuk saat ini semua Objek Wisata agar tetap menerapkan protokol kesehatan demi mencegah penyebaran Covid-19,” tutur Kabag Ekbang Setda Bone Bolango itu. (IP/Kominfo Bone Bolango)

RELATED NEWS