Lari Lebih Berarti, Jenius by SMBC Indonesia Ubah Langkah Pelari Jadi Donasi

Justina Nur Landhiani - Kamis, 23 Juli 2026 15:03
Lari Lebih Berarti, Jenius by SMBC Indonesia Ubah Langkah Pelari Jadi DonasiJenius by SMBC Indonesia Sebagai Co-title Sponsor POCARI SWEAT Run 2026 | Jenius by SMBC Indonesia kembali menjadi co-title sponsor ajang lari tahunan POCARI SWEAT Run 2026, gelaran lari di dua destinasi, yaitu Lombok, Nusa Tenggara Barat dan Bandung, Jawa Barat. Setelah kolaborasi ini sukses berjalan dari tahun 2023 hingga 2025, kini kolaborasi berlanjut hingga 2028. POCARI SWEAT Run Lombok 2026 telah sukses diselenggarakan pada 11-12 Juli 2026. Sebanyak 9.200 pelari telah mencapai garis finis di Pertamina Mandalika Sirkuit Internasional. (sumber: Jenius by SMBC Indonesia )

JAKARTA – Jenius by SMBC Indonesia kembali melanjutkan dukungannya sebagai co-title sponsor POCARI SWEAT Run 2026 yang digelar di dua kota, yakni Lombok, Nusa Tenggara Barat, dan Bandung, Jawa Barat. Kolaborasi yang telah terjalin sejak 2023 dan sukses berlangsung hingga 2025 tersebut kini diperpanjang sampai 2028. Jenius by SMBC Indonesia meyakini bahwa, sama seperti mengelola keuangan, mencapai target dalam olahraga lari juga membutuhkan disiplin, konsistensi, serta proses yang dijalani secara bertahap.

Tahun ini, Jenius by SMBC Indonesia berkolaborasi dengan Make-A-Wish® Indonesia menghadirkan program Lari Lebih Berarti untuk memberikan kesempatan bagi para pelari memiliki makna lebih dalam perjalanan lari mereka. Make-A-Wish® Indonesia merupakan bagian dari jaringan global Make-A-Wish® International yang memiliki misi mewujudkan harapan anak - anak dengan penyakit kritis. Melalui kolaborasi ini, setiap pelari yang berhasil mencapai garis finish pada offline race di Lombok dan Bandung, Jenius by SMBC Indonesia akan mewujudkannya menjadi donasi untuk merealisasikan harapan anak-anak dengan penyakit kritis.

Retail Banking Digital Platform & Innovation Head SMBC Indonesia, Febri Rusli, mengatakan bahwa program Lari Lebih Berarti berangkat dari fenomena olahraga lari yang telah berkembang menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat saat ini. Lebih dari sekadar aktivitas olahraga, setiap langkah dalam berlari merepresentasikan perjalanan yang penuh makna.

"Kami percaya bahwa setiap orang memiliki alasan untuk berlari. Ada yang mengejar personal best, menjaga kesehatan, atau ingin menikmati setiap prosesnya. Melalui kolaborasi Jenius by SMBC Indonesia bersama Make-A-Wish® Indonesia dalam program Lari Lebih Berarti, kami ingin mengajak para pelari memaknai setiap langkah lebih dari sekadar mencapai garis finis. Setiap kilometer yang ditempuh juga dapat menjadi bentuk kepedulian dengan membantu mewujudkan harapan anak-anak dengan penyakit kritis melalui donasi. Semangat ini sejalan dengan peran Jenius by SMBC Indonesia yang mengajak masyarakat digital savvy keluar dari pola pikir yang sama melalui inovasi dan solusi yang relevan. Karena kami percaya, lari bukan hanya tentang mencapai tujuan untuk diri sendiri, tetapi juga tentang menciptakan dampak yang berarti bagi sesama," ujar Febri.

"Di Make-A-Wish® Indonesia, kami percaya bahwa setiap harapan memiliki kekuatan untuk menghadirkan semangat, kebahagiaan, dan optimisme baru bagi anak-anak dengan penyakit kritis serta keluarga mereka. Melalui kolaborasi dalam program Lari Lebih Berarti, kami berharap semakin banyak pelari terinspirasi untuk mengambil bagian dalam perjalanan mewujudkan harapan anak-anak berpenyakit kritis. Setiap langkah menuju garis finis pada offline race di Lombok dan Bandung bukan hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga membawa harapan baru bagi anak-anak yang sedang berjuang melawan penyakit kritis," ujar Miranti Hadisusilo, Chief Marketing Communication Make-A-Wish® Indonesia.

Pengunjung Berpartisipasi dalam Menuliskan Harapan di Wish Card

Tahun ini, Jenius by SMBC Indonesia berkolaborasi dengan Make-A-Wish®️ Indonesia menghadirkan program Lari Lebih Berarti untuk memberikan kesempatan bagi para pelari memiliki makna lebih dalam perjalanan lari mereka.

Di Jenius Area, pengunjung dapat menulis harapan untuk diri sendiri maupun anak-anak dengan penyakit kritis di Wish Card dan menggantungkannya pada Wish Tree.

POCARI SWEAT Run Lombok 2026 telah sukses diselenggarakan pada 11-12 Juli 2026. Sebanyak 9.200 pelari telah mencapai garis finis di Pertamina Mandalika Sirkuit Internasional. Semangat ribuan pelari tersebut diterjemahkan menjadi dampak positif melalui donasi dari Jenius by SMBC Indonesia bantu mewujudkan harapan anak-anak dengan penyakit kritis, sekaligus menghadirkan semangat baru bagi mereka dan keluarga.

Keseruan penyelenggaraan POCARI SWEAT Run Lombok 2026 juga dilengkapi dengan kehadiran Jenius Area interaktif di Race Pack Collection dan Race Day. Di Jenius Area ini, pengunjung dapat menulis harapan untuk diri sendiri maupun anak-anak dengan penyakit kritis di Wish Card dan menggantungkannya pada Wish Tree.

Di Jenius Area, pengunjung dapat menulis harapan untuk diri sendiri maupun anak-anak dengan penyakit kritis di Wish Card dan menggantungkannya pada Wish Tree.

Pengunjung juga dapat mengenal Daya – program pemberdayaan yang berkelanjutan dari SMBC Indonesia. Program Daya berfokus pada empat pilar utama, yaitu pengembangan kapasitas diri, literasi keuangan, peningkatan kapasitas usaha, dan kehidupan yang berkelanjutan. Berbagai materi dan program Daya juga dapat diakses secara digital melalui daya.id sehingga proses pembelajaran dan pengembangan diri dapat terus berjalan secara berkelanjutan.

POCARI SWEAT Run Lombok 2026 menjadi awal rangkaian kegiatan POCARI SWEAT Run 2026. Pelari dapat mengambil bagian dalam program Lari Lebih Berarti pada POCARI SWEAT Run 2026 di Bandung melalui Wish Card dan Wish Tree yang tersedia di Jenius Area pada Race Pack Collection tanggal 18-19 September 2026 serta offline race yang akan diselenggarakan pada 19-20 September 2026 untuk membantu mewujudkan lebih banyak harapan anak-anak dengan penyakit kritis. Nantikan informasi selanjutnya mengenai program Lari Lebih Berarti melalui https://www.jenius.com/article/detail/pocari-sweat-run-2026.

Editor: Redaksi
Justina Nur Landhiani

Justina Nur Landhiani

Lihat semua artikel

RELATED NEWS