Letih Lesu dan Berbeban Berat

Redaksi - Jumat, 12 Juni 2026 19:16
Letih Lesu dan Berbeban BeratPater Gregor Nule SVD (sumber: Dokpri diedit AI)

Pesan Inspiratif
Oleh Pater Gregor Nule, SVD

Keadaan letih lesu dan merasa berbeban berat merupakan bagian pengalaman hakiki manusia. Manusia tidak selalu merasa kuat, fit, penuh semangat dan ceria dalam hidup dann karya.

Alasannya bisa bermacam-macam. Sakit, kerja keras, kurang istirahat atau masalah-masalah hidup lain bisa menjadi penyebabnya. Bisa juga karena dosa dan kejahatan yang telah dilakukan.

Dalam ziarah bersama para murid dan semua orang lain yang mengikutiNya, Yesus alami dan lihat bahwa begitu banyak orang yang letih, lesu dan terbebani oleh pelbagai masalah hidup.

Maka Yesus berkata,"Marilah kepadaKu, kamu semua yang letih, lesu dan berbeban berat. Aku akan memberikan kelegaan kepadamu",(Mat 11:28).

Yesus undang semua orang agar datang kepadaNya, khususnya mereka yang letih, lesu dan berbeban berat agar mengalami ketenangan dan kelegaan serta belajar dari Yesus. Sebab Yesus memiliki sikap lemah lembut dan rendah hati.

Yesus inginkan agar kita berusaha menjauhkan segala sesuatu yang membuat kita letih, lesu dan terbebani, bukan hanya fisik kita, tetapi juga jiwa kita.

Ketika badan dan jiwa alami gangguan baik yang berasal dari lingkungan luar maupun dari dalam diri sendiri maka otomatis akan berpengaruh terhadap diri, hidup dan karya kita. Kita bisa saja kurang bersemangat, pesimistis, bersikap,  berpikiran dan bertindak negatif.

Hal ini akan sangat mempengaruhi relasi kita dengan Tuhan dan sesama, serta kinerja kita. Prestasi kita akan menurun. Dan kita bisa saja alami kegagalan.

Karena itu, kita.hendaknya berusaha membangun hati yang bersih, pikiran positif dan tindakan yang membangun. Ketika hati kita bersih, berpikiran sehat dan positif, kata, sikap dan tindakan  kita pun pasti baik dan positif.

Yesus minta agar kita selalu datang kepadaNya agar mendapatkan rahmatNya sehingga kita hidup dalam semangat kasih. Kasih kepada Allah dan kepada sesama di sekitar kita.

Semoga Tuhan Yesus memberkati kita selalu!

Kewapante, 12 Juni 2026. ***

RELATED NEWS