Menjelang Natal dan Tahun Baru, Harga Minyak Tanah di Labuan Bajo Mencekik Masyarakat

redaksi - Rabu, 15 Desember 2021 21:14
Menjelang Natal dan Tahun Baru, Harga Minyak Tanah di Labuan Bajo Mencekik MasyarakatIlustrasi: Penjualan minyak tanah di Mabar. (sumber: Istimewa)

LABUAN BAJO (Floresku.com) - Menjelang Natal 25 Desember 2021 dan Tahun Baru 2022, harga minyak tanah di Labuan Bajo melambung naik dan mencekik ekonomi masyarakat.

Hal ini yang membuat masyarakat resah, karena sudah dua tahun Covid-19 mengepung manusia, sehingga ekonomi setiap orang pun terseok-seok. Kondisi ini diperparah lagi dengan naiknya harga minyak tanah yang merupakan salah satu kebutuhan utama masyarakat.

Kenaikan harga minyak tanah ini berdasarkan informasi dari beberapa pengusaha kios di Labuan Bajo, terutama di sepanjang jalan Nggorang sampai Kaper dan juga di seputaran kota Labuan Bajo.

Informasi beberapa pengusaha kios itu sangat bervariasi. Ada yang mengatakan, kenaikan harga minyak tanah ini disebabkan oleh naiknya harga dari agen minyak tanah.

Ada juga yang mengatakan, mereka terpaksa naik harga minyak tanah karena mereka membelinya di mobil pick up yang jual minyak tanah. Sehingga untuk mengimbangi dan mengambil sedikit untung dari penjualan harga minyak tanah itu, maka salah satu caranya, yaitu mereka naikan lagi harganya untuk selanjutnya dijual.

Ibu Kris, salah pengusaha kios kecil di Nggorang mengatakan bahwa harga minyak tanah di kiosnya Rp 45.000 satu cerigen. Harga itu menurutnya berbeda dengan kios-kios di tempat lain yang mencapai harga Rp 50.000.

"Harga minyak tanah di sini 45.000, tapi ini pun masih mending, ada di kios-kios lain yang mencapai harga 50.000. Tingginya harga minyak tanah ini disebabkan kelangkaan persediaannya", kata Kris.

Selain itu, Ibu Allya, salah satu pengusaha kios di Labuan Bajo mengatakan bahwa pihaknya menaruh harga tinggi karena mereka mengambilnya dengan harga tinggi juga.

"Minyah tanah ini, kami ambil dengan harga 40.000 satu cerigen yang berisi 5 liter, itupun di dalamnya tidak sampai 5 liter. Untuk mengambil sedikit keuntungan, maka kami naikan sedikit harganya. Biar untungnya tiga ribu yang penting untuk lengkapi barang-barang yang lain", kata Allya. (Tedy N).

RELATED NEWS