Menpar Apresiasi ISI Bali Perkuat Wisata Budaya

redaksi - Jumat, 27 Maret 2026 10:20
Menpar Apresiasi ISI Bali Perkuat Wisata BudayaMenpar Apresiasi ISI Bali Perkuat Daya Tarik Wisata Lewat "Kalangan Widya Mahardika V, Rabu (25/3). (sumber: Birokom Kemenpar)

BALI (Floresku.com) – Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, mengapresiasi inisiatif Institut Seni Indonesia Bali dalam memperkuat daya tarik pariwisata berbasis budaya melalui kegiatan “Kalangan Widya Mahardika V”.

Apresiasi tersebut disampaikan Menpar saat membuka rangkaian kegiatan di Kampus ISI Bali, Rabu (25/3). 

Ia menegaskan bahwa seni, desain, dan budaya memiliki keterkaitan erat dengan ekosistem pariwisata Bali sebagai destinasi kelas dunia.

“Kalangan Widya Mahardika V dan Pameran Tunggal Profesor Wayan Kun Adnyana merupakan kontribusi nyata dalam memperkuat daya tarik wisata budaya Bali. Ini patut diapresiasi,” ujar Menpar.

Menurutnya, dalam laporan Indonesia Tourism Outlook 2025–2026 yang disusun bersama Bank Indonesia dan Kementerian PPN/Bappenas, salah satu tren utama adalah cultural immersion. 

Tren ini menunjukkan wisatawan kini semakin mencari pengalaman interaksi sosial dan pembelajaran lintas budaya dalam perjalanan mereka.

Baca juga:

Karena itu, ruang kreatif seperti yang dihadirkan ISI Bali dinilai menjadi elemen penting dalam memperkaya pengalaman wisata.

Kalangan Widya Mahardika V merupakan edisi kelima dari perhelatan seni tahunan yang mempertemukan mahasiswa, dosen, dan praktisi seni. Kegiatan ini menjadi bagian dari program Sadhamasa Widya Mahardika atau Bulan Pendidikan yang berlangsung selama sepekan.

Salah satu agenda utama adalah pagelaran kolosal intermedium bertema “Kirtya–Jnana–Kawya”, yang memadukan seni tari, cahaya, animasi, musik elektrik, gamelan, hingga orkestra dalam karya kolaboratif lintas disiplin.

Selain itu, digelar pula pameran retrospektif “Pharama Paraga” yang menampilkan 88 karya perjalanan 20 tahun seni lukis Prof. Wayan Kun Adnyana, dari gaya figuratif hingga eksplorasi abstrak kontemporer.

Dalam kesempatan tersebut, Menpar juga menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman antara Politeknik Pariwisata Bali dan ISI Bali untuk memperkuat Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Rektor ISI Bali, I Wayan Adnyana, menegaskan bahwa “Kalangan” merupakan ruang aktualisasi, sementara “Mahardika” bermakna kemerdekaan yang diraih melalui proses panjang dan kesungguhan.

“Dengan niat tulus, kami persembahkan dedikasi ISI Bali untuk Indonesia,” ujarnya. (SP-Leoni). ***

RELATED NEWS