Orang yang Mengaku Diri Berdosa Mendapatkan Pengampunan

redaksi - Sabtu, 21 Februari 2026 07:44
Orang yang Mengaku Diri Berdosa Mendapatkan PengampunanPater Gregor Nule SVD (sumber: Dokpri)
Pesan Inspiratif
Oleh: Pater Gregor Nule, SVD

Para pemungut cukai dan orang-orang berdosa selalu didiiskriminasi dan dijauhkan dari pergaulan sehari-hari, khususnya dalam urusan ibadah dan hidup keagamaan.  

Orang-orang Farisi dan ahli Taurat merupakan dua kelompok elite dalam hidup beragama. Mereka anggap diri suci, bersih dan menjadi penentu keselamatan bagi anggota umat Israel lain.

Dua kelompok elite ini selalu menganggap para pemungut cukai, para pelacur dan orang-orang berdosa sebagai orang-orang najis dan kelompok yang mesti dijauhkan dari  kehidupan bersama sehari-hari.

Tetapi, kehadiran  Yesus memberi harapan baru bagi orang-orang  berdosa.

Karena itu, ketika Yesus datang ke tempat kerja Lewi  dan memanggilnya, 'Ikutlah Aku", (Luk 5:27). Lewi segera berdiri, meninggalkan segala  sesuatu dan mengikuti Yesus.

Sebagai ungkapan syukur kepada Yesus, maka Lewi menyiapkan suatu perjamuan untuk Yesus, para muridNya dan banyak orang berdosa ambil bahagian dalam perjamuan itu.

Melihat perjamuan yang diadakan Lewi bagi Yesus dan orang-orang berdosa, orang-orang Farisi dan ahli Taurat protes kepada murid-murid Yesus.

Mereka berkata, " Mengapa kamu makan dan minum bersama-sama dengan para pemungut cukai dan orang  berdosa?", (Luk 5: 30).

Yesus menjawab pertanyaan mereka dengan menegaskan bahwa hanya orang sakit yang memerlukan dokter, bukan orang sehat.

Demikian pun, Yesus datang untuk memanggil orang berdosa supaya bertobat,  dan bukannya orang benar sebab mereka tidak butuhkan pertobatan.

Yesus secara terus terang dan tegas mengingatkan orang-orang Farisi dan ahli Taurat bahwa mereka tidak butuhkan Yesus. Sebab mereka anggap diri benar dan karena itu, tidak butuhkan Yesus sebagai Juruselamat.

Sebaliknya,  hanya orang-orang berdosa , Lewi dan orang berdosa lainnya sungguh butuhkan Yesus yang datang untuk menyelamatkan mereka.

Sebagai pengikut Yesus, kita butuhkan Yesus sebagai Tuhan dan Penyelamat, karena kita adalah orang berdosa.

Krena itu, kita mesti bersikap seperti Lewi dsn orang berdosa lainnya yang selalu datang kepada Yesus sebab Yesus selalu memanggil kita untuk datang kepadaNya

Semoga Tuhan Yesus memberkati kita selalu!

Kewapante,  21 Februari 2026

RELATED NEWS