P4KF Gandeng UNIPA, Perjuangkan Provinsi Kepulauan Flores

Redaksi - Rabu, 28 Oktober 2026 15:47
P4KF Gandeng UNIPA, Perjuangkan Provinsi Kepulauan FloresKetua Yayasan Universitas Nusa Nipa (UNIPA), Drs. Sabinus Nabu menerima audensi Tim Koordinator Wilayah Panitia Persiapan Pembentukan Provinsi Flores (P4KF) Kabupaten Sikka di Kampus UNIPA, Maumere, Senin (26/10). (sumber: Herry Fdz)

MAUMERE (Floresku.com) — Perjuangan pembentukan Provinsi Kepulauan Flores mendapat dukungan dari Ketua Yayasan Universitas Nusa Nipa (UNIPA), Drs. Sabinus Nabu. 

Dukungan itu disampaikan saat menerima audiensi Tim Koordinator Wilayah Panitia Persiapan Pembentukan Provinsi Flores (P4KF) Kabupaten Sikka di Kampus UNIPA, Maumere, Senin (26/10).

Pertemuan berlangsung dalam suasana kekeluargaan sebagai bagian dari upaya memperkuat silaturahmi, menyatukan langkah, dan membangun dukungan bagi pembentukan provinsi baru yang mencakup wilayah Flores dan Lembata.

Ketua Korwil P4KF Kabupaten Sikka, Andreas Herman Fernandez, yang akrab disapa Herry Fernandez, memaparkan perjalanan panjang perjuangan pembentukan Provinsi Kepulauan Flores. Menurutnya, gagasan tersebut telah diperjuangkan sejak 1958 di Lembata dan kemudian berlanjut di Maumere, Manggarai, Mbay, dan wilayah Nagekeo.

Baca juga:

Namun, perjuangan itu menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan komunikasi dan transportasi, kesiapan sumber daya manusia, hingga pemenuhan persyaratan administratif sesuai regulasi.

Pada 2023, masyarakat Flores dan Lembata kembali berupaya menyatukan semangat melalui pembentukan P4KF. Wadah ini terbuka bagi seluruh elemen masyarakat yang ingin memperjuangkan pembentukan Provinsi Kepulauan Flores.

Dalam audiensi tersebut, Herry juga meminta dukungan Yayasan UNIPA untuk menyukseskan rencana Musyawarah Besar (Mubes) yang melibatkan sembilan bupati dan seluruh ketua DPRD se-Flores dan Lembata, serta tim koordinator wilayah P4KF dari sembilan kabupaten.

Sabinus: Perjuangan Harus Profesional dan Taat Regulasi

Sabinus Nabu menyatakan dukungannya terhadap perjuangan tersebut. Ia menilai pembentukan Provinsi Kepulauan Flores berpotensi mendekatkan pelayanan pemerintahan kepada masyarakat, meningkatkan pengawasan, serta mendorong pelayanan publik yang lebih tepat sasaran.

Menurut Sabinus, perjuangan ini harus dijalankan secara profesional, konsisten, dan didukung landasan hukum yang jelas.

Ia juga menekankan pentingnya kelengkapan administrasi dan legal standing P4KF agar organisasi tersebut memiliki dasar yang kuat untuk melakukan sosialisasi dan membangun dukungan masyarakat.

Selain itu, Sabinus mendorong P4KF membangun komunikasi politik dengan seluruh partai politik di Flores dan Lembata. Sebab, pembentukan daerah otonom baru membutuhkan proses dan keputusan politik sesuai ketentuan perundang-undangan.

“Gaung Provinsi Flores harus terus disampaikan dalam setiap kesempatan,” demikian penekanan Sabinus dalam dialog tersebut.

UNIPA Siap Dukung Mubes di Maumere

Sebagai bentuk dukungan konkret, Sabinus menawarkan fasilitas aula UNIPA untuk digunakan dalam pelaksanaan Mubes P4KF. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menghimpun sebanyak mungkin masyarakat Flores dan Lembata.

Sabinus juga mengusulkan agar jadwal Mubes dipertimbangkan bertepatan dengan peringatan hari ulang tahun Provinsi NTT sehingga Gubernur NTT berpeluang hadir.

Setelah audiensi, Tim Korwil P4KF Sikka melanjutkan pertemuan di sekretariat P4KF, Kelurahan Waioti, Maumere. Pertemuan membahas persiapan audiensi dengan Bupati dan Ketua DPRD Sikka serta rencana safari politik ke berbagai partai politik.

Tim juga menyoroti pentingnya keterlibatan lima anggota DPR RI asal Flores dalam menyuarakan aspirasi pembentukan Provinsi Kepulauan Flores.

P4KF berharap dukungan perguruan tinggi, pemerintah daerah, partai politik, DPRD, dan masyarakat semakin memperkuat konsolidasi perjuangan tersebut. (Herry Fdz)

 

Tags UnipaPKFSabinusBagikan
‌‌
‌‌

RELATED NEWS