Penyebaran kasus Covid-19 di Surabaya Mulai Landai

MAR - Selasa, 10 Agustus 2021 20:58
Penyebaran kasus Covid-19 di Surabaya Mulai Landai (sumber: null)

SURABAYA (Floresku.com) - Kerja keras Pemerintah Kota Surabaya menekan Covid-19 membuahkan hasil.  Kasus virus mematikan itu mulai melandai atau turun sedikit demi sedikit.

Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara  mengatakan kasus Covid-19 melandai karena satgas dari kecamatan dan kelurahan yang responsif melakukan mediasi dan evakuasi ketika ada warga yang terpapar. "Ketika ada yang terpapar Covid-19 di Surabaya, teman-teman dari satgas kecamatan maupun kelurahan melakukan mediasi untuk bisa ditaruh di rumah sehat maupun Asrama Haji. Kalau seandainya gejala agak sedang maupun ke arah berat, maka akan langsung dirujuk ke RSUD dr Soewandhie," katanya.

Selain itu, kata dia, kasus Covid-19 terus melandai karena pihaknya juga terus masif melakukan penanggulangan di tingkat hulu. Makanya, setiap ada warga yang terpapar langsung dilakukan perawatan secara terpadu di rumah sehat.

Febri mengatakan per tanggal 9 Agustus 2021, sebanyak 2.090 warga di Surabaya yang melakukan isolasi mandiri. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.696 warga dapat dimediasi ke rumah sehat untuk isolasi terpadu (isoter). Sedangkan untuk sisanya, mereka melakukan isoman di rumah.

"Satgas dari pemkot kemudian dibantu TNI dan Polri juga kemampuan dari  Camat dan Lurah itu berhasil melakukan mediasi kepada mereka," katanya.

Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 juga berdampak pada menurunnya kasus Covid-19 di Kota Surabaya. Bahkan, sejak Senin (9/8), Rumah Sakit Lapangan Tembak (RSLT) Surabaya telah nihil pasien COVID-19. RSLT yang dikelola Pemerintah Kota Surabaya pernah dihuni sampai 100 pasien.

Sedangkan Rumah Sakit Indoor Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, kata Febri, per hari ini masih dimanfaatkan untuk isolasi terpadu oleh 44 warga. Mereka diketahui memiliki gejala ringan hingga sedang. (*)  

Tulisan ini telah tayang di halojatim.com oleh Andri pada 10 Aug 2021 

RELATED NEWS