Pesan Inspiratif: Allah Kehendaki Keselamatan Orang yang Percaya
Redaksi - Rabu, 22 April 2026 08:06
Pater Gregor Nule SVD (sumber: Dokpri)Oleh: Pater Gregor Nule, SVD
ORANG yang percaya kepada Tuhan memiliki hanya satu tujuan, yakni keselamatan kekal.
Pasangan suami isteri inginkan keluarga bahagia dan sejahtera. Anak-anak mereka bertumbuh sehat dan sukses dalam hidup masing-masing.
Seorang pengusaha juga ingin sukses dalam segalanya. Ia buat rencana yang baik, serta berusaha melaksanakan rencana-rencana dengan baik dan teliti. Dengan demikian, ia dapatkan hasil yang diharapkan.
Perikop Injil Yoh 6: 35-40 melukiskan tentang kehendak Allah Bapa bagi setiap orang yang percaya kepada Yesus dan kepada Dia yang mengutus Yesus, yakni kehidupan yang kekal.
Tidak ada jalan lain untuk mewujudkan kehendak Allah kecuali percaya kepada Yesus dan kepada Allah Bapa. Sebab hanya percaya kepada Yesus dan kepada Allah Bapa maka orang akan memperoleh hidup yang kekal.
Percaya kepad.a Yesus dan kepada Allah berarti kita berusaha mewujudkan kehendak Allah hidup sehari-hari. Allah menghendaki agar hidup kita berkenan kepada Tuhan dan orang-orang di sekitar.
Karena itu, kita hendaknya menjauhi dosa, karena dosa dapat merusakkan hubungan kita dengan Tuhan, sesama dan lingkungan sekitar.
Kita hendaknya rela saling mengampuni karena pengampunan merupakan satu-satunya jalan untuk membangun persatuan, persekutuan dan kebersamaan. Pengampunan menyembuhkan dan memulihkan.
Kita hendaknya mengasihi Tuhan lebih daripada segala hal lain. Sebab kasih kepada Allah akan membuka jalan kepada kasih kepada orang lain. Allah menghendaki kebaikan dan keselamatan semua orang. Allah tidak pernah ingat diri.
Kita juga percaya kepada Tuhan dalam segala situasi hidup. Ketika semuanya baik-baik saja atau ada yang tidak beres. Ketika kita sukses atau gagal. Ketika kita sehat atau sakit. Kita percaya bahwa Tuhan selalu hadir dan menyelenggarakan hidup kita.
Kita juga siap untuk menyambut kedatangan Tuhan yang senantiasa melawati kita. Tuhan tidak pernah membiarkan kita terlantar atau berjuang sendirian.
Tuhan selalu menyertai kita asalkan kita membuka mata dan hati untuk melihat dan menyadari kehadiranNya yang menyelamatkan.
Semoga Tuhan Yesus memberkati kita selalu!
Kewapante, 22 April 2026. ***

