Pesan Inspiratif: Pentingnya Mendoakan Orang Lain

Redaksi - Jumat, 26 Juni 2026 21:41
Pesan Inspiratif: Pentingnya Mendoakan Orang LainPater Gregor Nule SVD (sumber: Dokpri)

Oleh Pater Gregor Nule, SVD

Orang bisa saja mendoakan ujudnya sendiri atau berdoa untuk kepentingan orang lain. Kita bisa berdoa untuk kepentingan diri sendiri, orang yang kita kenal maupun orang yang tidak kita kenal..

Hal yang paling penting adalah doa atau permohonan yang dilakukan atas dasar iman dan kepasrahan kepada Allah. Doa yang terungkap dari iman dan kepasrahan kepada Allah akan berkenan kepada Allah.

Perikop Injil Mat 8: 5-17 melukiskan tentang permintaan seorang perwira Romawi agar Yesus menyembuhkan  seorang hambaNya yang sakit berat.

Sang perwira percaya kepada Yesus dan yakin  bahwa kata-kataNya pun punya kuasa menyembuhkan hambanya tanpa Yesus mesti datang ke rumahnya untuk menjamah atau menyembuhkan hambanya  secara langsung.

Dan, iman perwira yang terungkap lewat permohonan yang penuh kepasrahan dan kerendahan hati  membuahkan kesembuhan bagi hambanya yang sakit berat itu.

Yesus juga menyembuhkan ibu mertua Petrus dengan memegang tangannya dan menyembuhkan banyak orang sakit lain serta mengusir setan dan  menyembuhkan orang-orang yang kerasukan setan.

Banyak orang mendapat pertolongan dari Yesus atas iman dan doa dari orang lain atau sesamanya.  Orang bisa saja mendapatkan rahmat dan kesembuhan berkat jasa orang lain.

Mungkin orang yang didoakan tidak tahu dan bahkan tidak memiliki iman yang sama. Tetapi, doa yang dipanjatkan untuk kepentingan orang itu didengarkan Tuhan dan dikabulkan atau berdampak baginya.

Karena itu, betapa pentingnya kita sadar untuk senantiasa menolong orang lain, khususnya mereka yang sakit dan punya kepentingan tertentu dengan doa-doa kita.

Kita mesti saling mendoakan. Kita juga boleh mendoakan orang lain, termasuk mereka yang mungkin tidak seiman dengan kita.

Kesadaran dan komitmen untuk saling mendoakan atau mendoakan ujud dan kepentingan orang lain dibangun atas keyakinan bahwa Allah yang kita imani adalah Allah untuk semua orang.

Bahkan Allah yang kita imani menjadi Allah untuk semua orang, bahkan bagi orang-orang yang tidak beragama, beragama lain atau termasuk mereka yang berbuat jahat.

Mari kita saling mendukung dan tolong - menolong dalam Tuhan, dengan saling mendoakan satu sama lain.

Semoga Tuhan Yesus memberkati kita selalu!

Kemah Tabor, Mataloko, 27 Juni 2026***

RELATED NEWS