Pesan Inspiratif: Yesus Rela Berkorban Karena Kasih
Redaksi - Senin, 27 April 2026 05:57
Pater Gregor Nule SVD (sumber: Dokpri)Oleh: Pater Gregor Nule, SVD
Banyak orang telah menerima dan melaksanakan tugas-tugasnya dengan kepentingan dan kebaikan orang lain.
Ada orang yang melaksanakan tugasnya dengan baik, sadar dan penuh tanggung jawab. Ia bersuka cita karena ia dapat melakukan sesuatu yang baik dan berguna bagi orang lian.
Tetapi, ada orang lain yang merasa terpaksa melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya. Ia melihat semua yang dibuatnya sebagai tugas. Maka ia menuntut upah, apresiasi dan balasan.
Perikop Injil Yoh 10:11-18 melukiskan tentang Yesus yang memperkenalkan Diri sebagai Gembala yang baik.
Yesus menyebut Diri sebagai Gembala yang baik karena Dia rela menyerahkan hidupNya bagi domba-domba. Ia bandingkan Diri dengan orang upahan.
Yesus adalah Gembala yang baik karena Ia selalu menginginkan yang terbaik bagi domba-dombaNya. Dia lakukan semua tugasnya karena cinta demi kebaikan dan kepentingan domba-dombaNya.
Kita belajar dari Yesus dalam melaksanakan tugas kita sehari-hari. Kita melihat orang yang kita layani sebagai pribadi yang berharga. Kita peduli terhadap mereka dan kita ingin agar mereka baik.
Kita laksanakan pekerjaan kita dengan sadar, penuh sukacita dan sabar jika ada hambatan atau kesulitan. Kita rela berkorban demi kebaikan dan kebahagiaan orang lain.
Karena itu, kita hendaknya hindari sikap orang upahan yang bekerja karena upah dan tuntut apresiasi dan ucapan terima kasih.
Seorang upahan akan cepat menggerutu apabila hadapi tantangan, dan dia bisa saja melarikan diri dari tugas dan tanggungjawabnya. Dia tidak peduli terhadap orang lain.
Semoga Tuhan Yesus memberkati segala usaha dan pekerjaan kita demi kebaikan banyak orang dan kehadiran kerajaan Allah di dunia.
Kewapante, 27 April 2026, ***

