PKK Sikka Tegaskan Komitmen: Perempuan Berdaya, Kekerasan Harus Dihentikan
Redaksi - Sabtu, 25 April 2026 10:04
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sikka, Fista Sambuari Kago melepas peserta fun walk dalam rangka peringatan Hari Kartini, Jumat (24/4). (sumber: Istimewa)MAUMERE (Floresku.com) - Peringatan Hari Kartini tahun 2026 dimaknai secara tegas oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Sikka sebagai momentum aksi nyata, bukan sekadar seremoni.
Komitmen kuat digaungkan: perempuan harus berdaya, anak-anak terlindungi, dan segala bentuk kekerasan wajib dihentikan.
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sikka, Fista Sambuari Kago, menyampaikan hal tersebut kepada media di Maumere, Sabtu (24/04).
Ia menegaskan bahwa peringatan Kartini tahun ini tidak berhenti pada simbol, tetapi diwujudkan dalam berbagai kegiatan yang melibatkan partisipasi masyarakat luas.
Menurutnya, TP PKK Kabupaten Sikka bersama seluruh jajaran pengurus menginisiasi rangkaian kegiatan yang diikuti sekitar 400 peserta.
Mereka berasal dari perwakilan PKK di 181 desa, 13 kelurahan, dan 21 kecamatan se-Kabupaten Sikka.
- Pesan Inspiratif: Pergilah ke Seluruh Dunia dan Wartakan Injil
- Bacaan Liturgi, Sabtu Pekan ke-3 Paskah
- Desa Sumberejo Pacitan Bangkit Lewat Sinergi dan Pemberdayaan Bersama BRI
Rangkaian kegiatan diawali dengan jalan santai (fun walk) yang membawa pesan kuat penolakan terhadap segala bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Kampanye ini menjadi seruan kolektif untuk meningkatkan kesadaran publik, sekaligus mendorong tindakan nyata di tingkat keluarga dan masyarakat.
Selain itu, digelar pula lomba busana tenun sebagai bentuk komitmen dalam melestarikan tenun ikat khas Sikka sebagai identitas budaya Nian Tana Sikka. Kegiatan ini tidak hanya bernilai budaya, tetapi juga membuka ruang ekspresi sekaligus pemberdayaan ekonomi bagi perempuan lokal.
“Perempuan Sikka harus berdaya, berani, dan terlindungi. Tidak boleh ada ruang bagi kekerasan. Momentum Kartini ini adalah panggilan untuk bergerak bersama, memperkuat peran perempuan dalam pembangunan, sekaligus memastikan anak-anak tumbuh dalam lingkungan yang aman dan bermartabat,” tegas Fista.
Kegiatan ini juga mencerminkan sinergi lintas sektor. TP PKK Kabupaten Sikka berkolaborasi dengan berbagai perangkat daerah, antara lain Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dinas Kesehatan, serta Dinas P2KBP3A Kabupaten Sikka.
Sebagai Ketua Dekranasda sekaligus Bunda Literasi Kabupaten Sikka, Fista menegaskan bahwa upaya pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak tidak bisa dilakukan secara parsial. Dibutuhkan kerja bersama antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat.
Dengan semangat Hari Kartini 2026, TP PKK Kabupaten Sikka mengajak semua pihak untuk terus memperkuat komitmen dalam menciptakan lingkungan yang inklusif, bebas kekerasan, dan berkeadilan bagi perempuan dan anak di Kabupaten Sikka. (Silvia). ***

