Polres TTU, Amankan Pekan Suci Sembari Tampilkan Koor di Gereja

Redaksi - Selasa, 07 April 2026 21:19
Polres TTU, Amankan Pekan Suci Sembari Tampilkan Koor di GerejaKoor Polres TTU pada Pekan Suci 2026 (sumber: Humas Polres TTU)

KEFAMENANU (Floresku.com) – Pengamanan perayaan Pekan Suci dan Paskah di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) tahun ini tampil berbeda.

Polres TTU tidak hanya menjalankan fungsi pengamanan di luar gereja, tetapi juga menghadirkan pendekatan humanis dengan terlibat langsung dalam suasana ibadah.

Melalui inisiatif Kapolres TTU, AKBP Eliana Papote, sejumlah personel kepolisian membentuk Koor Ekumene yang turut ambil bagian dalam perayaan liturgi di beberapa gereja. Kehadiran mereka tidak hanya untuk memastikan keamanan, tetapi juga mempersembahkan lagu-lagu pujian dalam perayaan Ekaristi dan kebaktian.

Langkah ini menghadirkan kesan mendalam bagi umat. Polisi tidak lagi sekadar berjaga di halaman gereja, melainkan hadir sebagai bagian dari perayaan iman—mendampingi, menjaga, dan ikut serta dalam suasana batin umat.

Baca Juga: 

Pastor Paroki St. Yohanes Padua Sasi Kefamenanu, Pater Titus Liam Winardi, OFMConv, mengapresiasi perhatian Kapolres TTU yang dinilai sangat nyata dalam mendukung kelancaran seluruh rangkaian Pekan Suci.

“Kita sangat mengapresiasi perhatian dari Kapolres, Ibu Eliana Papote. Bahkan beliau datang dua kali dalam sehari untuk memastikan perayaan berjalan dengan baik,” ujarnya.

Menurutnya, hal yang paling berkesan bukan hanya kehadiran aparat, tetapi keterlibatan langsung mereka dalam liturgi Gereja.

“Yang sangat istimewa adalah Kapolres tidak hanya hadir, tetapi juga menghadirkan anggota polisi untuk menyumbangkan lagu dan ikut serta dalam Ekaristi di dalam gereja,” tambahnya.

Sambutan positif juga datang dari panitia gereja. Alfons Tuames menilai kehadiran Koor Ekumene Polres TTU menjadi pengalaman baru yang memperlihatkan wajah polisi yang lebih dekat dengan masyarakat.

“Ini membuat kami sangat senang karena polisi tidak hanya bertugas di luar, tetapi juga hadir di dalam gereja. Ini menunjukkan bahwa polisi sungguh hadir di tengah masyarakat,” katanya.

Bagi umat, kehadiran ini bukan sekadar simbolis, tetapi menghadirkan suasana yang lebih hangat dan penuh kebersamaan dalam merayakan misteri Paskah.

Pesan yang disampaikan Kapolres pun memperkuat makna iman, dengan mengajak umat menjadikan Gereja sebagai pusat pengharapan dan keteduhan hidup.

“Lebih baik satu hari berada di rumah Tuhan daripada seribu tahun di tempat lain,” demikian pesan yang disampaikan kepada umat.

Inisiatif Polres TTU ini menjadi contoh pendekatan pengamanan yang tidak hanya mengedepankan aspek keamanan, tetapi juga membangun kedekatan, kepercayaan, dan harmoni antara aparat dan umat beriman.

(Sumber: Humas Polres TTU, 6 April 2026).

RELATED NEWS