Presiden Prabowo Bertolak ke Moskow, Bahas Energi dan Geopolitik
Redaksi - Senin, 13 April 2026 08:07
Presiden Prabowo bertolak ke Moskow, Minggu (12/4) malam. (sumber: Biro Pers Sekretariat Presiden)JAKARTA (Floresku.com )– Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Moskow, Rusia, pada Minggu (12/4) malam. Keberangkatan dilakukan dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma sekitar pukul 23.10 WIB sebagai bagian dari agenda diplomasi strategis Indonesia.
Presiden dilepas langsung oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bersama Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. Turut hadir Panglima TNI Agus Subiyanto, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, serta Kepala BIN Muhammad Herindra.
Dalam lawatan ini, Presiden didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Perjalanan menuju Moskow ditempuh sekitar 12 jam penerbangan langsung menggunakan maskapai nasional.
Baca juga:
- Kelahiran Kembali Sebagai Syarat Melihat Kerajaan Allah
- BRI Perkuat Layanan Digital Lewat Standar Internasional ISO/IEC 25000
- Bacaan Liturgis, Senin, 13 April 2026
- Kota Kuno Bawah Air di Turki Terungkap, Pusat Kekuatan Masa Lalu
Menurut Teddy, kunjungan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat diplomasi Indonesia di tengah dinamika global yang terus berkembang.
Setibanya di Moskow, Presiden dijadwalkan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin.
Pertemuan tersebut akan membahas sejumlah isu strategis, terutama kerja sama di sektor energi. Pemerintah Indonesia berupaya memastikan keberlanjutan pasokan energi nasional di tengah ketidakpastian geopolitik global.
Selain energi, pembahasan juga diperkirakan mencakup kerja sama ekonomi dan posisi Indonesia dalam percaturan global.
Kunjungan ini dinilai penting untuk memperkuat hubungan bilateral Indonesia–Rusia sekaligus membuka peluang kerja sama baru yang saling menguntungkan.
Langkah diplomasi ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas nasional melalui penguatan hubungan internasional di berbagai sektor strategis. (Sandra). ***

