RENUNGAN KATOLIK, Selasa, 15 Juni 2021: "Dilìgite Inimìcos Vestros..." Mat 5:44

redaksi - Senin, 14 Juni 2021 21:23
RENUNGAN KATOLIK, Selasa, 15 Juni 2021: "Dilìgite Inimìcos Vestros..." Mat 5:44Santa Germana (sumber: mifrica.net)

Oleh P Kons Beo SVD


(Pekan Biasa XI - St Fortunatus, Sta Germana dari Pibrac, St Hesikius, St Lotharius)

Bacaan I 2Korintus 8:1-9
Mazmur146:2.5-6.7.8-9a
Injil Matius 5:43-48


Kasihilah musuh-musuhmu...

ALAM permusuhan sudah jadi keseharian. Hampir tak ada manusia  yang bebas dari alam 'permusuhan.' Siapapun pasti mengalaminya.

KITA dimusuhi? Mungkin saja karena geliat hidup kita yang kacau tak pada jalurnya. Atau juga bisa terjadi karena segala sikap dan perbuatan kita memang berbahaya. Telah jadi gangguan serius bagi orang lain.

SERING pula alam permusuhan datang  sebagai kompensasi ketaknyamanan dari yang memusuhi. Artinya 'kehadiranmu, pikiranmu, bakatmu, potensimu, segala kesanggupanmu, atau juga imanmu' bisa jadi sumber 'gangguan' bahkan 'ancaman' bagi yang lain.

DALAM kebersamaan apa saja selalu hadir sosok, katakan saja, yang memang gemar dan sungguh haus akan alam permusuhan. Karena toh  orang-orang seperti ini mudah sekali 'merasa sakit dan tak nyaman bila tak ada sesama yang jadi obyek rasa benci atau ketidaksukaannya.'

YESUS, sang Guru, tegas  sudah ingatkan para muridNya. Jangan balas kejahatan dengan kejahatan! Bila ada alam 'tidak baku enak' (permusuhan) antar sesama, seorang murid Tuhan harus trampil dan berjuang untuk mendamaikan.

DI ANTARA dua kubu yang memang berpotensi untuk bermusuhan atau saling jauh di hati, seorang murid Tuhan terlarang keras untuk berpola 'sosok sana dan sosok sini. Sekedar 'bikin masalah jadi lebih tebal, tambah rumit bagai benang kusut.' Untuk lalu 'menikmati' kegaduhan antar orang-orang yang berseberangan itu.

TETAPI, bila Anda sendiri yang dimusuhi, ya tetaplah tegar dan teguh di hati! Balaslah dengan 'tetap senyum penuh tulus'. Namun, ini hanya mungkin bila Anda memang sungguh jadi seorang pendoa yang sabar bagi yang memusuhimu. Itulah amanat agung Tuhan. Maka, ikutilah amanat Tuhan-mu!

Verbo Dei Amorem Spiranti

Tuhan memberkati.
Amin.

RELATED NEWS