SENDAL SERIBU, Sabtu 30 Oktober 2021: Kerendahan Hati Cara Jitu Mendapatkan Tempat Terhormat di Mata Semua Orang

redaksi - Sabtu, 30 Oktober 2021 13:30
SENDAL SERIBU, Sabtu 30 Oktober 2021: Kerendahan Hati Cara Jitu Mendapatkan Tempat Terhormat di Mata Semua OrangIlustrasi Injil Lukas 14:1.7-11 (sumber: www.katollik.com)

RUTENG (Floresku.com) - Pada Jumat 29 Oktober 2021 Pekan Biasa XXX ini,  Romo Ryano Tagung, Pastor Rekan Paroki Santu Klaus Kuwu, Keuskupan Ruteng kembali menawarkan 'SENDAL SERIBU: Setetes Embun Sabda Allah Selalu Memberi Inspirasi Baru.

SENDAl SERIBU kali ini dikemas berdasarkan bacaan Injil Lukas 14:1.7-11 . 

Marilah kita berdoa:  YESUS, SUMBER KASIH SEJATI, Engkau memanggil aku, bukan hanya agar aku dapat tinggal di dalam kasihMu, melainkan agar aku berani untuk mengambil resiko bagiMu. KasihMu menarik aku, KasihMu memanggil aku dan kasihMu juga yang menguatkan aku untuk bertahan di tengah situasi yang penuh denan tantangan dan cobaan. Kuatkan aku selalu untuk menyelesaikan rencanaMu dalam hidupku, sampai aku berhak mendapatkan mahkota keabadian yang KAU janikan bagi mereka yang setia mengabdikan seluruh hidup dan pangilan bagi karya cinta kasihMu, kini dan sepanjang segala masa, Amin.
Bacaan: Injil Lukas 14:1.7-11
Pada suatu hari Sabat Yesus masuk rumah seorang pemimpin orang-orang Farisi untuk makan di situ. Semua yang hadir mengamat-amati Dia dengan saksama. Melihat tamu-tamu berusaha menduduki tempat-tempat terhormat, Yesus lalu mengatakan perumpamaan berikut, "Kalau engkau diundang ke pesta perkawinan, janganlah duduk di tempat kehormatan. Sebab mungkin ada undangan yang lebih terhormat daripadamu. Jangan-jangan orang yang telah mengundang engkau dan tamu itu berkata kepadamu, 'Berilah tempat itu kepada orang ini.' Lalu dengan malu engkau harus pindah ke tempat yang paling rendah! Tetapi apabila engkau diundang, duduklah di tempat yang paling rendah. Mungkin tuan rumah akan datang dan berkata, 'Sahabat, silakan duduk di depan.' Dengan demikian engkau mendapat kehormatan di mata semua tamu yang lain. Sebab barangsiapa meninggikan diri akan direndahkan; dan barangsiapa merendahkan diri akan ditinggikan."
 

RD. Ryano Tagung, Pastor Rekan Paroki Santu Klaus Kuwu, Keuskupan Ruteng

KERENDAHAN HATI CARA JITU MENDAPATKAN TEMPAT TERHORMAT DI MATA SEMUA ORANG
Sahabat SETIA SENDAL SERIBU yang terkasih dalam KRISTUS TUHAN,
“SEMUA KARENA KASIH KARUNIA ALLAH”. Demikianlah Motto Tahbisan Imamat saya, setahun yang lalu, 30 Oktober 2020. Setahun berziarah sebagai seorang imam Tuhan. Setahun menabur cinta dan sukacita. Setahun. Bukan soal hari yang telah dilewati, tetapi tentang arti dan makna seorang imam yang sungguh telah dihidupi dalam waktu yang menjadikan hari SATU TAHUN.

HARI ini, ingin kukenangkan kembali, saat aku menyerahkan seluruh hidupku ke dalam tangan Bunda Gereja, untuk dipakaiNya sesuka hatiNya, untuk diutus kemana saja Roh Kudus meniup untuk mewartakan sukacita Injil kepada seluruh umat Allah di Keuskupan Ruteng. Hari ini, saat diriku tidak lagi hidup untuk diriku saja tapi seluruhnya untuk dan demi Kemuliaan Allah. Hari ini, saat ku sadari bahwa SEMUA KARENA KASIH KARUNIA ALLAH, maka saya hamba yang paling hina ini, yang ditolak, diejek, tidak diperhitungkan ini, dipakai oleh ALLAH untuk menjadi ImamNya. Hari ini, saat Hati dipenuhi dengan cinta, cinta yang menjadi alasan dari sebuah pemberian diri yang total

Sahabat SETIA SENDAL SERIBU yang terkasih dalam KRISTUS TUHAN,
Hari ini kita mendengarkan Yesus yang memberikan sebuah perumpamaan tentang tempat yang terhormat. Dalam perumpamaan ini, Yesus menjungkirbalikkan pemahaman orang-orang Farisi yang merasa diri sebagai orang yang terhormat. 

Mereka lupa bahwa dalam kamus kehidupan Yesus, orang yang terhormat bukan dinilai atau diukur dari prestasi dan jabatan yang dimiliki tetapi orang yang terhormat diukur dari kedalaman hatinya yang selalu bersikap rendah hati di hadapan Allah dan sesama. Orang-orang Farisi berusaha untuk menduduki tempat terhormat dan dihargai oleh manusia. Tetapi mereka lupa untuk berusaha memiliki tempat terhormat di dalam Allah. Kesombongan diri yang berlebihan menyingkirkan mereka dari tempat yang terhormat di dalam Allah.

Sahabat SETIA SENDAL SERIBU yang terkasih dalam KRISTUS TUHAN,
SEMUA KARENA KASIH KARUNIA ALLAH, yang membangiktkan harapan di dalam hati, yang menumbuhkan cinta dalam jiwa dan meneguhkan iman dalam langkah sehingga saya tidak tidak pernah menyesali diri saya ketika saya merasa tidak berarti apa-apa, sebab dengan demikian Yesus akan mengisi diri saya  dengan segala-galanya, dengan segala kasih karuniaNya yang menjadikan saya kuat dan berbeda.

Berbingkai bacaan injil pada hari dan moment special ulang tahun yang perdana dari imamat kami, saya sungguh menyadari bahwa INILAH TEMPAT YANG TERHORMAT, TEMPAT YANG TERBAIK DALAM HIDUP SAYA yang sudah disediakan oleh ALLAH khusus buat saya, tepat pada waktunya. 

Imamat sebagai tempat yang terbaik dalam hidup saya yang menempatkan saya untuk menjadi seorang imam yang rendah hati, imam yang bijaksana, imam yang baik dan imam yang bekerja dengan penuh cinta dan sukacita bagi ALLAH dan sesama. Imamat ini bukan karena kuat dan mampuku, tapi karena lemah dan rapuhnya hati ini merawat kasih dan cinta, maka DIA memanggilku dan menempatkan KASIH KARUNIANYA di dalam hatiku, agar aku belajar untuk merajut kesetiaan, memintal cinta guna menenun IMAMAT hingga akhir hayatku.

Sahabat SETIA SENDAL SERIBU yang terkasih dalam KRISTUS TUHAN,
Apapun pilihan hidup kita hari ini, kita dipangil untuk bertumuh dlam semangat KERENDAHAN HATI, agar tempat terhormat yang telah disediakan oleh TUHAN bagi kita menjadi milik kepunyaan kita.

Mari kita berbenah. Perjuangan hidup kita saat ini adalah untuk menduduki tempat terhormat di dalam Allah. Sikap dasariah yang perlu dibangun adalah kerendahan hati. Sikap ini akan menyadarkan kita akan kepapaan diri kita, keberdosaan kita, kemalangan kita dan keterbatasan kita. Sikap ini pula akan menyingkirkan segala kesombongan, ingat diri yang berlebihan, sikap iri hati, sikap yang memandang rendah sesama, dan membongkar egoism yang berlebihan. 

Butuh kerelaan dalam diri untuk bertumbuh menjadi pribadi yang rendah hati agar dapat menduduki tempat terhormat di dalam Allah. Apa gunaya kita memiliki kehormatan di dunia ini tetapi kita kehilangan rahmat dan kasih Allah yang membawa kita untuk duduk di tempat terhormat bersama denganNya? 

Marilah kita menanggalkan kebiasaan dan kecenderungan dalam diri yang membawa kita kepada kesombongan diri dan mulailah dengan bersikap rendah hati sebab dengan cara itu kita telah mencuri hati Allah sehingga Allah tidak segan-segan mencurahkan berkat dan kasihNya kepda kita setiap hari dalam hidup harian kita.
Berkat dan doaku
RD. Riano Tagung
MARILAH KITA BERDOA:
Allah Bapa yang Mahabaik, Engkau telah memulai karya baik di tengah kami. Semoga kami dapat meneruskan karya-karya kasihMu dengan kekuatan Sabda, Yesus Kristus PuteraMu. Sebab Dialah Tuhan dan pengantara kami kini dan sepanjang segala masa, Amin.

Salam dan doaku KASIH PUTIH dari HATI yang TULUS MENCINTAI  
Berkat dan doaku
Pastor Ryano Tagung, Pr

Omnia Sunt Gratia Caritate Dei 
SEMUA KARENA KASIH KARUNIA ALLAH!
=1 Kor 15:10=

Renungan SENDAL SERIBU, sejak 10 Mei 2017
Servire Dio Con Amore e Gioia
Melayani Allah dengan Cinta dan Sukacita. ***
 

Editor: Redaksi

RELATED NEWS