Spirit Yois Tolok Modifikator Milenial Telaten Asal Wulanggitang, Flotim

redaksi - Jumat, 10 Desember 2021 12:45
Spirit Yois Tolok Modifikator Milenial Telaten Asal Wulanggitang, FlotimYois Tolok, modifikator milenial asal Hokeng Jaya, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur (sumber: Paul K)

HOKENG (Floresku.com) -Di era serba sulit saat ini, kaum milenial dituntut kreatif untuk menciptakan peluang usaha stratergis. Salah satu anak milenial di Desa Hokeng Jaya, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, (Flotim) Yois Tolok telah membuktikan kreatifitasnya membuka usaha bengkel modifikasi kendaraan berkat dedikasi belajar dan kerja keras.

Usaha Yois  sudah berjalan empat tahun. Yois meritisnya saat masih duduk di bangku kelas XI Jurusan Automotif pada SMK Negeri 1 Wulanggitang. 

Sebelum merintis usaha sendiri, Yois awalnya bertekad meneruskan usaha sang ayah sebagai pedagang  pakaian di Pasar Boru.

Sebagai pelajar siswa Jurusan Otomotif yang gemar memodifikasi kendaraan, Ia tetap tekun mendedikasikan metode belajar dari sekolah hingga mengaplikasikan ilmu di rumah. Tak tanggung-tanggung, motor Honda Suprafit miliknya pun jadi kelinci percobaan.

Melihat kendaraan anaknya jadi kelinci percobaan, Ayahnya sering marah lantaran sepeda motor yang Yois utak atik kerap rusak. Namun, Yois tetap bersikukuh untuk menemukan jalan keluar.

"Saya punya motor dulu sampai rusak hanya karena mau coba cat dan bongkar mesin," ujarnya sambil cekikikan.

Pria kelahiran Maret 1999 ini mengaku, selain belajar dari sekolah, ia juga belajar dari para modifikator senior seputaran Wilayah Boru. Berkat dedikasi belajar yang tak pernah pupus, Yois akhirnya jadi modifikator handal di usia muda, 22 tahun.

Dua tahun setelah menamatkan pendidikan di SMK Negeri 1 Wulanggitang, Yois memberanikan diri mengajukan pinjaman ke Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Boru sebagai modal awal pengadaan mesin kompresor, aneka jenis cat, alat las dan beberapa alat bantu lainnya.

"Dulu orang minta kerja saya ikut saja dan upahnya saya tabung brow. Setelah tamat saya buka pinjaman di BPR," ujarnya.

Yois mengaku, awal membuka usaha cat motor minim pelanggang lantaran banyak orang belum mengenal kemampuannya.

Jalan yang ditempuh adalah mempromosikan diri lewat hasil modifikasi sepeda motor Suprafit miliknya dan beberapa motor milik teman sejawat. Karena hasil modifikasi catnya bagus, bengkelnya pun diserbu pelanggang seantero Kecamatan Wulanggitang.

"Pertama saya cat motor pribadi dan beberapa teman lain yang sudah percaya dengan saya. Lama-kelamaan mulai banyak pelanggan," ungkap Yois.

Ia mengatakan, ragam jenis cat dan perlengkapan modifikasi lain stoknya dibeli dari Kota Maumere. Usaha bengkel modifikasi ini pun berkembang pesat bahkan beberapa  kali jasa modifikasinya laku sampai ke Lembata.

"Di Maumere barangnya lengkap dan murah. Lumayan sudah bisa mandiri dari usaha ini," ungkapnya.

Modifikasi cat kendaraan ini pun disesuaikan dengan trend zaman. Mulai dari ragam warna polos hingga bergambar jadi fokus Yois sesuai dengan animo pelanggan.

Selain modifikasi cat body dan mesin kendaraan, Yois juga mengembangkan usaha begkel bidang las. Meski baru mulai, Ia mampu mendesain beberapa model ranjang tidur.

Ia mengungkapkan, perolehan dari hasil usahanya cukup memuaskan. Selama sebulan, Yois meraup omset hingga jutaan rupiah. 

Dengan demikian, Yois layak jadi teladan anak milenial masa kini, khususnya di lingkup Desa Hokeng Jaya dan Flores Timur pada umumnya.  (Paul Kebelen) ***

RELATED NEWS