Uang di Buku Bank Siswa Diduga Ditarik Oknum Tak Dikenal di Bank BRI KCP Beru, Kepsek SDI Iligetang: ‘Kami Tak Ambil Sepeser pun’

redaksi - Selasa, 11 Juni 2024 11:19
Uang di Buku Bank Siswa Diduga Ditarik Oknum Tak Dikenal di Bank BRI KCP Beru, Kepsek SDI Iligetang: ‘Kami Tak Ambil Sepeser pun’Kepsek SDI Iligetang Simporosa Suriname, SPd (sumber: Silvia)

MAUMERE (Floresku.com) – Dana PIP 29 siswa asal SD Inpres Iligetang yang dipertanyakan para orangtua/wali siswa, ternyata sudah masuk ke Bank BRI KCP Beru pada 7 Maret 2024, tapi pada hari yang sama dana tersebut dirarik oleh oknum tak dikenal.

Hal ini terungkap ketika Yohanes, orangtua/wali siswa kelas I SD Inpres Iligetang atas nama Martha Germana D.  mengemprin buku bank pada, Selasa, 11 Juni 2024, siang.

“Setelah diprint, ternyata disana tercetak,  bahwa pada tanggal 07 Mret 2024, pukul 23.59, dana masuk (saldo awal) senilai Rp 225. 000 masuk ke rekening atas nama Martha Germana D. Namun, pada saat yang sama, dana senilai tersebut dilakukan transaksi debet sehingga total dana menjadi nol rupiah,” ujarnya, kepada Floresku.com, sambil memperlihatkan buku bank.

‘Yang baru terdeksti baru dana PIP atas nama seorang siswa, yang lain belum sempat diprint. Sejumah orangtua/wali sudah menyatakan akan ke bank untuk mengeprint buku tabungan putra atau putri mereka,” ujar Yohanes.

Dibuku tersebut, Yohanes menambahkan, transaksi tersebut dilakukan oleh teller bank dengan kode DDY402.

Yohanes mengatakan ada kejanggalan dengan prosedur pencarian dana PIP ini. Dana masuk dan ditarik seseorang (sesuai print buku ban) pada tanggl 7 Maret, buku bank terbit pada tanggal 14 Maret 2024, dan buku bank dibagikan kepada siswa pada 18 Maret 2024.

Ketika membagikan buku bank pada 18 Maret, pihak sekolah meminta orangtua/wali siswa mengecek sendiri ke Bank BRI apakah dana sudah masuk atau belum. Kalau sudah dapat ditarik menggunakan ATM yang  telah tersedia.

Setelah mendapat informasi perihal dana PIP seorang siswa yang sudah ditarik oknum tak dikenal, Floresku menemui Kepsek SDI Iligetang.

Merespon hal itu  Kepsek SDI Iligetang Simporosa Suriname, SPd.dengan tegas mengatakan: “sekolah tidak mengambil sepeserpun dana pip mohon media telusuri sampai tuntas oknum mana yang telah merampas hak anak anak kami’. (Silvia).
 

Editor: redaksi

RELATED NEWS