UMKM dan Hotel Dipertemukan, Buka Peluang Pasar Baru

Redaksi - Jumat, 10 April 2026 21:13
UMKM dan Hotel Dipertemukan, Buka Peluang Pasar BaruJambi Business Matching Forum 2026 digelar di Kota Jambi, Kamis (9/4) (sumber: Instagram)

JAMBI (Floresku.com) - Upaya memperluas pasar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terus dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor. 

Salah satunya melalui forum bisnis yang mempertemukan langsung UMKM dengan industri perhotelan.

Kegiatan bertajuk Jambi Business Matching Forum 2026 digelar di Kota Jambi, Kamis (9/4). Forum ini menghadirkan puluhan pelaku UMKM unggulan dari sektor kriya, kuliner, dan wastra, serta pelaku industri perhotelan milik BUMN.

Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk lokal. Selama ini, meskipun sektor perhotelan dan restoran di Jambi berkembang pesat, penyerapan produk UMKM lokal dinilai masih belum optimal.

Baca juga:

Banyak pelaku industri perhotelan yang masih mengandalkan pasokan dari luar daerah, khususnya dari Pulau Jawa. Alasan yang sering dikemukakan adalah harga yang lebih kompetitif dan kemampuan memenuhi pesanan dalam jumlah besar dengan cepat.

Kondisi tersebut menunjukkan adanya kesenjangan antara pelaku industri dan UMKM lokal. Forum ini diharapkan menjadi jembatan untuk mempertemukan kebutuhan industri dengan potensi produksi UMKM daerah.

“Forum ini menjadi ruang dialog sekaligus peluang konkret bagi UMKM untuk masuk ke rantai pasok industri perhotelan,” ujar salah satu peserta kegiatan.

Melalui pertemuan ini, pelaku UMKM dapat mempresentasikan produk mereka secara langsung kepada calon mitra bisnis. Sementara pihak hotel dapat melihat kualitas, kapasitas produksi, serta potensi kerja sama jangka panjang.

Di tengah tantangan ekonomi global yang belum stabil, kolaborasi seperti ini dinilai menjadi strategi penting untuk memperkuat ekonomi daerah. Sinergi antara UMKM dan industri besar diharapkan mampu menciptakan ekosistem bisnis yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Forum ini sekaligus menjadi langkah awal untuk mendorong produk lokal agar semakin kompetitif dan mampu menembus pasar yang lebih luas, termasuk sektor industri perhotelan. (Leoni). ***

 

RELATED NEWS