Uskup Labuan Bajo Kunjungi Korban Gempa di Posko dan RSUD Komodo

Redaksi - Jumat, 28 Agustus 2026 21:26
Uskup Labuan Bajo Kunjungi Korban Gempa di Posko dan RSUD KomodoUskup Labuan Bajo mengunjungi korban gempa Flores di lokasi pengungsian dan RSUD Komodo (sumber: Vinsen Patno)

LABUAN BAJO (Floresku.com)  — Kepedulian terhadap warga terdampak gempa bumi di Flores terus ditunjukkan berbagai pihak. Uskup Labuan Bajo, Mgr. Maksimus Regus, Pr., bersama Tim Caritas Keuskupan Labuan Bajo, turun langsung mengunjungi warga korban gempa yang berada di sejumlah lokasi pengungsian dan rumah sakit.

Dalam kunjungan tersebut, Mgr. Maksimus Regus didampingi Romo Ignasius Haryanto, Pr. Mereka menyapa warga terdampak gempa yang berada di posko pengungsian di wilayah Merombok dan Kaper, Kabupaten Manggarai Barat.

Kehadiran Uskup Labuan Bajo menjadi bentuk solidaritas dan kepedulian Gereja terhadap masyarakat yang hingga kini masih berjuang menghadapi dampak bencana. 

Uskup Labuan Bajo dan ti Caritas mengunjungi korban gempa Flores di lokasi pengungsian dan RSUD Komodo (Foto: Vinsen Patno)

Sejumlah warga terpaksa meninggalkan rumah mereka dan bertahan di posko pengungsian akibat kerusakan bangunan serta kekhawatiran terhadap kondisi pascagempa.

Baca juga:

Selain mengunjungi para pengungsi, perhatian khusus juga diberikan kepada korban gempa asal Manggarai Timur yang mengalami luka serius dan harus dievakuasi ke RSUD Komodo, Labuan Bajo, untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Baca juga:

Sejumlah pasien yang berada dalam kondisi kritis membutuhkan perawatan intensif setelah sebelumnya memperoleh pertolongan di daerah asal.

Evakuasi dari Manggarai Timur menuju Labuan Bajo menjadi bagian penting dalam upaya penyelamatan korban yang membutuhkan fasilitas kesehatan lebih memadai.

Mgr. Maksimus Regus menyempatkan diri mengunjungi, menyapa, dan mendoakan para korban yang sedang menjalani perawatan. Kehadirannya juga memberikan penguatan kepada keluarga pasien yang mendampingi anggota keluarga mereka di rumah sakit.

Sebelumnya, Uskup Labuan Bajo juga mengunjungi RSUD Komodo dan merayakan Ekaristi bersama pasien, keluarga pasien, tenaga kesehatan, serta jajaran rumah sakit. Setelah perayaan tersebut, Uskup menyapa sejumlah pasien yang tengah menjalani perawatan.

Kunjungan ini menunjukkan kehadiran Gereja secara nyata di tengah penderitaan masyarakat. Bukan hanya melalui doa, Gereja juga berupaya memberikan pendampingan dan membangun solidaritas bagi warga yang kehilangan rumah, mengalami luka-luka, maupun harus meninggalkan kampung halaman demi mendapatkan perawatan.

Uskup Maksimus mendoakan para korban gempa di lokasi pengungsian (Foto: Vinsen Patno)

Gempa bumi yang melanda Flores telah meninggalkan luka mendalam bagi banyak keluarga. Karena itu, proses pemulihan membutuhkan kerja sama pemerintah, tenaga kesehatan, relawan, lembaga kemanusiaan, Gereja, dan seluruh masyarakat.

Bagi warga Manggarai Timur yang kini dirawat di RSUD Komodo, perhatian dan dukungan kemanusiaan menjadi kekuatan penting untuk menghadapi proses pemulihan. Kehadiran Uskup Labuan Bajo menjadi pesan bahwa di tengah situasi sulit, para korban tidak berjalan dan berjuang sendirian. (Vinsen Patno). ***

RELATED NEWS