Vaksinasi Gotong Royong Percepat Kekebalan Kelompok sekaligus Pemulihan Ekonomi

redaksi - Selasa, 18 Mei 2021 14:42
Vaksinasi Gotong Royong Percepat Kekebalan Kelompok sekaligus Pemulihan Ekonomi Presiden Joko Widodo saat menyaksikan secara langsung kegiatan vaksinasi Gotong Royong di Jababeka dan berdialog secara virtual dengan peserta Vaksinasi Gotong Royong di sejumlah perusahaan (Foto: Potongan siaran langsung TV-CNN)

BEKASI (Floresku.com) - Program vaksinasi Covid-19 Gotong Royong dimulai hari ini dari Kawasan Industri Jababeka, Cikarang, Jawa Barat. Sebanyak 18 perusahaan serentak melaksanakan vaksinasi kepada seluruh manajemen, karyawan, dan pekerjanya atas tanggungan masing-masing perusahaan.

Presiden Joko Widodo optimis, program Vaksinasi Covid-19 Gotong Royong dapat mempercepat upaya penanganan wabah berbahaya tersebut. Dengan begitu, dapat mempercepat kekebalan kelompok atau herd imunity yang dapat dicapai dalam beberapa waktu ke depan.

"Vaksinasi Gotong Royong ini bisa mempercepat proses vaksinasi massal yang kita lakukan," kata Presiden Joko Widodo ketika memberikan sambutan pada Pemberian Vaksinasi Covid-19 Gotong Royong perdana yang dilakukan di kawasan Jababeka, Kabupaten Bekasi, Selasa (18/5).

Presiden Joko Widodo menyakiskan kegiatan vaksinasi di kawasan industri Jababeka, Bekasi, Selasa (18/5) pagi. (Foto: Istimewa)

Menurut dia, dalam mencapai kekebalan kelompok pemerintah menargetkan vaksinasi Covid-19 kepada sebanyak 182 juta masyarakat Indonesia. Jumlah tersebut, merupakan 70 persen dari jumlah total penduduk tanah air yang mencapai sekitar 260 juta orang.

Banyaknya jumlah yang akan di vaksin oleh pemerintah, maka diperlukan bantuan dari segenap elemen dalam mewujudkan hal di atas. Salah satunya adalah bantuan dari para pengusaha yang menginisiasi penyelenggara Vaksinasi Gotong Royong yang dilakukan pada saat ini.

Sebab, peran pengusaha dapat memberikan vaksinasi kepada para pekerjanya masing-masing dalam beberapa waktu ke depan secara gratis. Dengan metode ini, maka proses vaksinasi dapat berjalan dilakukan secara masif.

"Target mencapai 181.500.000 juta orang bisa dipercepat dengan adanya kegiatan vaksinasi yang digelar oleh kaum pengusaha," imbuhnya.

Adanya kegiatan vaksinasi di atas, pemerintah berharap dapat melakukan vaksinasi sebanyak 70 juta orang pada sekitar Agustus atau September 2021. Dengan begitu, kurva penyebaran kasus positif Covid-19 di dalam negeri dapat ditekan secara optimal.

"Kita berharap nantinya di bulan Agustus atau maksimal di bulan September sudah mencapai jumlah kurang lebih 70 juta yang divaksin oleh berbagai pemangku kepentingan yang terkait," tuturnya.

Diketahui, Penyelenggaraan vaksinasi di atas dilandasi oleh Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 10 tahun 2021 tentang Vaksinasi Gotong Royong. Vaksinasi ini adalah program vaksinasi yang diberikan kepada karyawan, karyawati, keluarga dan individu. Pembiayaannya dibebankan kepada badan hukum atau badan usaha penyelenggara vaksinasi.

Artinya, penerima vaksin ini tidak dipungut biaya atau gratis. Sama dengan program vaksinasi yang digelar oleh pemerintah dalam beberapa waktu yang lalu tidak dibebankan suatu biaya apapun kepada penerima.

Herd Immunity

Presiden Joko Widodo optimis, program Vaksinasi Covid-19 Gotong Royong dapat mempercepat upaya penanganan wabah berbahaya tersebut. Dengan begitu, dapat mempercepat kekebalan kelompok atau herd imunity yang dapat dicapai dalam beberapa waktu ke depan.

"Vaksinasi Gotong Royong ini bisa mempercepat proses vaksinasi massal yang kita lakukan," kata Presiden Joko Widodo.

Menurut dia, untuk kalangan pekerja, pemerintah bertekad menyediakan sekitar 30 juta dosis, supaya semua pekerja di sektor produksi dapat divaksinasi. Namun, hingga saat ini, baru 401 ribu dosis yang tersedia, sehingga vaksikansi Gotong Royong tahap pertama dapat dilaksanakan.

“Memang  jumlah dosis yang kita punya itu masih sangat kecil. Sebab, untuk mendapatkan vaksin tidak mudah, karena kita harus bersaing bersama dengan 200-an negar ayang juga ingin mendapat vaksin karena semua ingin lekas keluar dari pandemi Covid-19 ini,” jelas Presiden Joko Widodo

Banyaknya jumlah yang akan di vaksin oleh pemerintah, maka diperlukan bantuan dari segenap elemen dalam mewujudkan hal di atas. Salah satunya adalah bantuan dari para pengusaha yang menginisiasi penyelenggara Vaksinasi Gotong Royong yang dilakukan pada saat ini.

Sebab, peran pengusaha dapat memberikan vaksinasi kepada para pekerjanya masing-masing dalam beberapa waktu ke depan secara gratis. Dengan metode ini, maka proses vaksinasi dapat berjalan dilakukan secara masif.

Memulihkan Ekonomi

Program Vaksinasi COVID-19 Gotong Royong berpotensi memulihkan perekonomian dalam negeri. Sehingga, target-target pertumbuhan perekonomian dapat sesuai dengan rencana yang disusun dari mulai awal tahun ini.

Target vaksinasi di atas, adalah para pekerja di kawasan industri manufaktur yang berada di berbagai kawasan. Dengan begitu, roda perekonomian Indonesia dapat berjalan kembali seperti sediakala pada beberapa waktu ke depan.

"Bisa memulihkan ekonomi kita. Karena di kuartal pertama 2021 yakni rentang waktu bulan Januari hingga Maret pertumbuhan ekonomi kita masih berada di angka minus 0,74 persen," kata Presiden Joko Widodo.

Adanya, vaksinasi yang menyasar kepada para pekerja di atas, akan membuat sektor industri dapat bergelora kembali. Dampaknya kegiatan produksi dapat berjalan kembali seperti sediakala tanpa harus khawatir terhadap ancaman COVID-19. 

"Semua lini perusahaan unit usaha semuanya bisa bergerak normal kembali," tuturnya.

Presiden mengatakan, pemerintah tengah berupaya keras mendorong pertumbuhan perekonomian Indonesia pada kuartal II mencapai sekitar 7 persen. Supaya, pada akhir kuartal perekonomian dalam negeri dapat tumbuh sekitar 4 hingga 5 persen sesuai dengan target.

“Saya menargetkan untuk kuartal II ini angka pertumbuhannya sebesar 7 persen. Target ini tentu saja tidak mudah. Tapi, dengan kerja keras kita semuanya, saya optimistis dapat ditercapai,” imbuhnya.

Menurut Presiden, dengan bangkitnya kembali berbagai sektor industri dalam negeri maka, hal tersebut dapat berpotensi diwujudkan sesuai dengan rencana yang telah dirumuskan. 

"Sekali lagi ini adalah upaya pihak swasta dalam berkontribusi mensukseskan vaksinasi Covid-19 bersama semua pengusaha-pengusaha," tuturnya.

Diketahui, penyelenggaraan vaksinasi di atas dilandasi oleh Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 10 tahun 2021 tentang Vaksinasi Gotong Royong. Vaksinasi ini adalah program vaksinasi yang diberikan kepada karyawan, karyawati, keluarga dan individu. Pembiayaannya dibebankan kepada badan hukum atau badan usaha penyelenggara vaksinasi. 

Respon positif perusahaan

Sebanyak 18 perusahaan serentak melaksanakan vaksinasi kepada seluruh manajemen, karyawan, dan pekerjanya atas tanggungan masing-masing perusahaan.

Dalam dialog virtual, Presiden Joko Widodo menerima laporan bahwa pihak perusahaan mendukung program Vaksinasi Gotong Royong.  Direksi PT Maspion misalnya melaporkan akan memvaksinasi 3000 karyawan utuk program Vaksinasi Gotong Royong. 

Sementara itu, direksi PT Chandra Asri melaporkan pihaknya akan memvaksinasi 1000 karyaaan bersama anggota keluarganya. (SP/MAR)

RELATED NEWS