Waspadai Kemarau, Empat Satelit Pantau Beberapa Titik Panas di Sumba

MAR - Jumat, 03 September 2021 19:43
Waspadai Kemarau, Empat Satelit Pantau  Beberapa Titik Panas di Sumba (sumber: null)

KUPANG (Floresku.com) - Musim kemarau terus diwasdapai bisa menghasil sejumlah titik panas. Karena itu empat satelit memantau adanya tujuh Hot Spot (Titik panas/titik api) di Kabupaten Sumba Timur, NTT, yakni Keempat satelit Terra, Aqua, Suomi NPP dan NOAA20. 

Demikian perkembangan terakhir  pada  Selasa (31/08) dan Rabu (01/09) 01 September pukul 07:00 WITA. Data dari semua satelit itu, tingkat kepercayaan atau akurasinya di atas 80 persen.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Stasiun Meteorologi Umbu Mehang Kunda, Sumba Timur, Yenny Margareth Thenu, seperti dikutip dari waingapu.com. melalui Ayudya Puspita Santi Putri sebagai Forecaster menjelaskan  tujuh titik panas itu tersebar di empat kecamatan. 

AYudya menjelaskan kecamatan Peberiwai merupakan wilayah yang paling banyak titik panasnya yakni sebanyak empat titik. Sementara tiga kecamatan lainnya yakni Pandawai, Haharu dan Lewa, masing-masing hanya satu titik.

Menurut dia , sensor Modis pada satelit Terra dan Aqua lazimnya dipakai sebagai indikator kebakaran lahan dan hutan di suatu wilayah. “Satelit akan mendeteksi anomali suhu panas dalam luasan satu kilometer persegi. Pada suatu lokasi di permukaan bumi pada ukuran pixel tertentu misalnya 1 km × 1 km dan akan diobservasi dua hingga empat kali perharinya,” imbuhnya.

Dia mengatakan sudah merupakan kejadian rutin setiap tahun  sejumlah warga secara sengaja membakar padang savana di setiap musim kemarau. Warga melakukan itu  untuk membersihkan lahan pertanian ataupun membuka lahan baru, menjadi alasan warga melakukannya. 

Selain itu, ada  warga yang melakukannya sebagai upaya agar nantinya tumbu tunas rerumputan baru, yang bisa digunakan sebagai sumber pakan ternak yang dilepas bebas pada hamparan savana. 

RELATED NEWS