Empat Kapal Wisata Terbakar di Labuan Bajo, Jumat Dini Hari
redaksi - Jumat, 13 Februari 2026 11:54
Petugas berjuang memadamkan kebakaran 4 kapal wisata di Pelabuhan Labuan Bajo, Jumat (13/2) dini hari. (sumber: Instagram)LABUAN BAJO (Floresku.com) - Empat kapal wisata dilaporkan terbakar di perairan Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, pada Jumat (13/2) dini hari.
Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 03.30 WITA dan menggegerkan warga pesisir serta pelaku pariwisata setempat.
Menurut informasi yang dihimpun, api pertama kali terlihat dari salah satu kapal yang sedang bersandar di dermaga kawasan pelabuhan Labuan Bajo. Dalam waktu singkat, kobaran api merambat ke tiga kapal lain yang berada berdekatan. Keempat kapal tersebut diketahui merupakan kapal wisata yang biasa melayani rute trip ke kawasan Taman Nasional Komodo.
Petugas dari Polairud, Syahbandar, TNI AL, serta warga sekitar segera melakukan upaya pemadaman dengan peralatan seadanya.
Baca juga:
- Menjadi Katolik di Era Digital & AI
- Yesus Selalu Memenuhi Harapan Orang yang Datang KepadaNya
- Bakso Rumah Papan Maumere, Dikunjungi Warga hingga Kapolri
Namun, karena material kapal sebagian besar berbahan kayu dan fiber, api cepat membesar dan sulit dikendalikan. Sekitar dua jam kemudian, api berhasil dipadamkan setelah dibantu mobil pemadam kebakaran dari Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini karena seluruh kapal dalam kondisi tidak membawa penumpang. Meski demikian, kerugian materi diperkirakan mencapai miliaran rupiah. Beberapa kapal dilaporkan hangus total, sementara satu kapal lainnya mengalami kerusakan berat.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik dari salah satu kapal yang kemudian memicu api. Aparat kepolisian telah memasang garis pengaman di lokasi kejadian untuk kepentingan investigasi.
Peristiwa ini kembali menimbulkan keprihatinan terkait standar keselamatan kapal wisata di Labuan Bajo, yang merupakan salah satu destinasi super prioritas nasional.
Pemerintah daerah diharapkan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan pelabuhan dan kelayakan armada wisata demi mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang. (Tari). ***

