Kerinduan Orang Sakit di Dekat Kolam BetesdaTerpenuhi

redaksi - Selasa, 17 Maret 2026 08:29
Kerinduan Orang Sakit di Dekat Kolam BetesdaTerpenuhiPater Gregor Nule SVD (sumber: Dokpri)

Pesan Inspiratif
 

Oleh: Pater Gregor Nule, SVD

Orang-orang sakit, khususnya mereka yang sudah lama sakit, hanya punya satu kerinduan yakni sehat lagi atau sembuh dari penyakitnya.  Maka orang sakit itu atau keluarganya berusaha dengan pelbagai cara mencari bantuan.

Perikop Injil Yoh 5: 1-16 melukiskan tentang orang-orang sakit di sekitar kolam Betesda. Mereka berusaha masuk ke dalam kolam itu saat airnya terguncang. Orang yang berhasil masuk akan sembuh.

Ada  seorang yang  telah lama, bahkan selama 38 tahun sakit. Ia terbaring di dekat kolam  Betesda. Ia  Ia menanti terguncangnya air kolam itu supaya  bisa masuk ke dalamnya.

Ketika Yesus melihat orang itu bertanya kepadanya, "Maukah engkau sembuh?", (Yoh 5: 6). Jawaban ini merupakan ungkapan kerinduannya selama bertahun-tahun.

Itulah sebabnya ia berkata lagi bahwa tidak ada orang yang menurunkannya ke dalam kolam saat airnya terguncang.

Maka Yesus berkata lagi kepadanya, " Bangunlah, angkatlah tilammu  dan berjalanlah", (Yoh 5: 8). Ini berarti orang yang sakit selama 38 tahun itu. telah sembuh.

Orang itu tentu sangat bersukacita karena kerinduannya selama bertahun-tahun ini terpenuhi. Ia bisa dengan leluasa melaksanakan hidupnya.

Yesus sungguh peduli terhadap orang-orang yang menderita dan sakit. Yesus memperhatikan dan memberikan bantuan kepada orang sungguh membutuhkan uluran tangan.  

Sebagai pengikut Yesus kita hendaknya bersikap dan bertindak seperti  Yesus. Ketika melihat orang yang sungguh membutuhkan uluran tangan dan  bantuan maka kita mesti memberikan bantuan tanpa menunda atau harus diminta.

Tindakan berbuat baik  mesti merupakan ungkapan hati yang tulus ikhlas. Kita memberikan bantuan bukan karena tugas dan kewajiban, melainkan terutama sebagai ungkapan cinta tulus kepada orang membutuhkan bantuan.

Kita juga selalu berhadapan dunia dan manusia yang terluka. Maka  hati kita mesti terbuka dan peka memberikan perhatian dan bantuan.

Semoga Tuhan Yesus memberkati kita sehingga rela menolong orang-orang sakit, miskin dan terlantar atau manusia lemah dan terluka.

Kewapante, 17 Maret 2026

RELATED NEWS