Pesan Inspiratif: Kita Wajib Menghasilkan 'Buah'
Redaksi - Sabtu, 24 Oktober 2026 09:04
Pater Gregor Nule, SVD (sumber: dokpri)Oleh Pater Gregor Nule SVD
Selamat pagi saudara/i, sahabat, kerabat dan keluarga, dan selamat menjalani akhir pekan ini. Kita patut bersyukur karena Tuhan berkenan memperbolehkan kita saling menyapa lagi dalam keadaan kita masing-masing.
Kita bersyukur karena Tuhan memberikan kesempatan untuk hidup, bertumbuh, berkembang dan menghasilkan buah. Kita mesti sadar bahwa hidup dan keberadaan kita mesti memberikan makna atau arti tertentu bagi yang lain.
Kita tidak boleh hidup sia-sia tanpa hasilkan apa pun. Model hidup demikian tidak pantas dipertahankan dan pasti akan segera dimusnahkan.
Hidup kita itu laksana pohon ara yang ditanam di tengah kebun anggur. Selama tiga tahun berturut-turut pohon ara itu tidak memberikan buah kepada tuannya. Maka tuan kebun anggur minta agar pohon ara itu ditebang karena tidak berguna, percuma saja ia hidup serta menyia-nyiakan kesempatan dan segala sesuatu yang telah diterimanya, (bdk Luk 13: 6-7).
Kesempatan hidup dengan segala bakat, ketrampilan, kemampuan dan kekayaannya di dunia ini merupakan anugerah atau pemberian Tuhan.
Kita terima dengan cuma-cuma. Maka kita wajib dan bertanggungjawab menghasilkan buah. Jika tidak maka pemilik hidup, yakni Tuhan sendiri punya hak dan kuasa mencabut, menebang atau menghilangkannya.
Tuhan memelihara orang yang memanfaatkan waktu hidup dan karyanya untuk kepentingan, kebaikan, dan kebahagiaan banyak orang. Kita hidup bukan hanya untuk diri, keluarga dan kelompok sendiri, melainkan untuk melayani orang banyak dan demi kemuliaan Tuhan.
Sebaliknya, Tuhan selalu memberikan peringatan keras dan ancaman terhadap orang yang hatinya dipenuhi dengan kebencian, dendam dan kemarahan, serta selalu berpikiran negatif. Meski demikian, Allah itu maharahim serta memberikn kesempatan untuk agar tetap hidup dan selamat.
Semoga Allah maha kasih dan setia melindungi, menyertai dan memberkati pak saudara/i, sahabat, kenalan, kerabat dan keluarga hari ini.
Semoga Tuhan meneguhkan dan menyembuhkan saudara/i yang sakit dan sedang hadapi masalah tertentu dalam hidup, usah dan karya.***

