Pesan Inspiratif: Mata, Telinga dan Hati yang Terbuka

Redaksi - Kamis, 23 Juli 2026 05:57
Pesan Inspiratif: Mata, Telinga dan Hati yang TerbukaPater Gregor Nule SVD (sumber: Dokpri)

Oleh Pater Gregor Nule, SVD

Secara kodrati mata berguna untuk melihat, telinga untuk mendengar serta hati untuk menimbang, memahami dan menentukan yang baik dan benar. Ketika ketiganya berperan dengan baik maka  hidup seseorang akan berjalan lancar dan baik.

Tetapi, ketika mata, telinga dan hati tidak menjalankan perannya sebagaimana mestinya maka tujuan hidup seseorang tidak mungkin tercapai.

Perikop Injil Mat 13: 10-17 melukiskan tentang tujuan kedatangan Yesus ke dunia. Yesus  datang untuk menyelamatkan umat manusia, membebaskan manusia dari segala belenggu, juga dosa dan maut.

Yesus mengajar dan melakukan banyak mukjizat. Orang yang terbuka hatinya akan mendengarkan pengajaran Yesus dan melihat perbuatan-perbuatan ajaib serta memaknai semuanya untuk menata hidup sesuai dengan kehendak Allah.

Ia juga hidup dan berjuang bukan hanya untuk diri sendiri, melainkan juga untuk kepentingan banyak orang,.khususnya mereka yang sakit, menderita dan bernasib malang.

Sebaliknya, orang yang menutup hatinya, tertutup pula telinganya untuk mendengarkan pengajaran Yesus dan matanya pun menjadi buta untuk melihat semua mukjizat dan kejadian yang dilakukan Yesus.

Orang yang tertutup hatinya selalu berpura-pura,  berlaku seolah-olah melihat dan mendengarkan semuanya. Tetapi, sebetulnya sama sekali tidak. Ia adalah orang munafik  yang hanya mau mencari dan mewujudkan ambisinya sendiri.

Sebagai murid Yesus yang sejati kita berusaha membangun disposisi hati yang baik, mata yang terang - benderang untuk melihat dan telinga yang jeli untuk mendengar.  

Kita berusaha mendengarkan pengajaran Yesus dengan sungguh-sungguh serta memaknai mukjizat dan perbuatan-perbuatan luar biasa sebagai jalan untuk mengalami kebesaran kuasa kasih Allah secara nyata.

Allah sungguh hadir di dalam keseharian hidup kita. Kita diminta untuk membuka mata dan telinga terhadap semua peristiwa besar sebagai wujud penyataan kasih Allah bagi dunia dan manusia.

Orang yang telah mendengar, melihat  dan percaya pasti selamat. Sebaliknya orang yang seolah-olah melihat, mendengar, dan tidak percaya karena hatinya tertutup akan binasa.

Kita juga hendaknya membuka mata, telinga dan hati untuk melihat, mendengar dan menimbang ñ kenyataan yang sedang berlangsung. Bukan yang baik+baik dan menyenangkan. Tetapi juga segala ketidakberesan yang keamanan dan kenyamanan hidup banyak orang.

Yesus mau menyelamatkan umat manusia dan dunia melalui kita. Maka tidak pantas kita hanya sekedar lihat, dengar dan buat pertimbangan. Kita mesti lakukan sesuatu yang nyata sehingga ada perubahan dan perbaikan di tengah kehidupan manusia. Dunia dan. hidup manusia sedang tidak baik-baik saja.

Semoga Tuhan membuka  mata, telinga dan hati kita untuk mewujudkan kehendakNya. Dan semoga Tuhan memberkati kita selalu!

Kewapante, 23 Juli 2026. ***

Tags HatiAllahTelingaBagikan

RELATED NEWS